Thursday, June 13, 2024
BerandaNasional212 VS JIS: Selamat Datang Perubahan, Selamat Tinggal Oligarki

212 VS JIS: Selamat Datang Perubahan, Selamat Tinggal Oligarki

Oleh : Dr.,Drs. Mukhtadi El Harry, MM.,M.Sc

Mungkin seandainya tidak ada 212 Gub DKI bukanlah ARB tentu Pantai Reklamalamasi akan terus berjalan dan hanya etnis cina lah yang mampu tinggal di kawasan mewah pantai reklamasi.

Untunglah ada 212, jadi Gub DKI ARB. Akhirnya Pantai Reklamasi tukar guling dengan IKN.

Jadilah IKN Proyek Oligarki dipaksakan jadi proyek Nasional dengan memaksa rakyat untuk membiayai tapi yang akan menikmati Oligarki.

Peristiwa 212 VS JIS.

Sejarah akan terulang lagi, mematahkan ambisi Oligarki menempatkan bonekanya. Hampir dapat dipastikan RI 1 ARB. IKN nasibnya seperti Pantai Reklamasi.

Bedanya saat ARB berhasil menjadi DKI 1 hanya mampu menghentikan Kedzaliman di DKI dan membangun DKI,

Kini peristiwa JIS akan  mengantarkan ARB menjadi RI 1. Dan dampaknya sangat luar biasa, diantaranya:

  1. Rezim dan kroninya tidak akan bisa lepas dari jerat hukum
  2. Perubahan ke arah kemajuan akan terjadi di hampir semua aspek kehidupan
  3. Rakyat happy karena hasratnya tidak terbendung lagi.
  4. Insya Allah kehidupan normal kembali

Peristiwa JIS tentu tidak terjadi begitu saja, ini semua Anugerah Allah SWT dalam menolong bangsa ini yang telah mengalami berbagai ketidak puasan karena berbagai ulah rezim oligarki yang jelas jelas menjadikan Republik rasa dinasti.

Pemilu baru akan berlangsung 14 Februari 2024. Tapi serasa Presiden sudah terpilih.

Euvoria kemenangan dan kebahagiaan sudah sangat tampak, di seantero Republik ini, sungguh sangat luar biasa.

Ini warning keras bagi rezim, jangan coba coba memainkan suara rakyat.

Situasi yang harmonis seperti ini bisa jadi akan menjadi suasana yang mengerikan.

Maka tidak ada jalan lain kecuali, harus mengakui dan merelakan bahwa perubahan tidak bisa dibendung lagi.

Jalan terbaik berilah jalan mulus untuk perubahan karena itu adalah kehendak Rakyat, bukankah demokrasi intinya kekuasaan tertinggi adalah rakyat.

Sungguh luar biasa Rakyat Indonesia berdaulat, berani menentukan Pilihannya sandiri, meskipun berbagai upaya rezim untuk mempengaruhi para pemilih, tapi semua itu sia-sia belaka.

Istimewa

Selamat Datang Perubahan, Dan Selamat Tinggal  Oligarki.

Seolah Indonesia telah bebas dari cengkraman Oligarki dan siap menghirup udara baru.   Hidup perubahan………….(*)

 

Penulis adalah Pemerhati Masalah Sosial  (MTD, 10/2/24)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru