Saturday, May 25, 2024
BerandaPendidikanAGPPI Nilai Pemprov Banten Mampu Kelola Pendidikan SD hingga SLTA

AGPPI Nilai Pemprov Banten Mampu Kelola Pendidikan SD hingga SLTA

progresifjaya.id, LEBAK – Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Pancasila Indonesia (AGPPI) Unro Aljuhri menilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mampu mengelola pendidikan jenjang Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dengan baik.

“Sekarang Pemprov Banten hanya mengelola pendidikan di jenjang SLTA saja, sedangkan SD dan SMP masih dikelola oleh pemerintah kabupaten dan kota,” katanya di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin (13/5/2024).

Pengelolaan pendidikan jenjang SMA/SMK yang ditangani Pemprov Banten memberikan tunjangan kesejahteraan untuk kepala sekolah Rp14 juta dan guru Rp2,5 juta per bulan. Sementara pendidikan jenjang SD dan SMP yang dikelola oleh pemerintah kabupaten (pemkab) dan pemerintah kota (pemkot) tidak ada tunjangan.

Oleh karena itu, pihaknya berharap Pemprov Banten Banten bisa mengelola lembaga pendidikan jenjang SD dan SMP agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial.

Idealnya, kata dia, tunjangan untuk kepala sekolah SMP Rp10 juta dan guru Rp1,5 juta, sedangkan kepala sekolah SD Rp6 juta dan guru Rp1 juta per bulan.

“Dengan adanya tunjangan itu tentunya bisa meningkatkan etos kerja mereka, baik kepala sekolah maupun guru,” katanya.

Menurut dia, pengelolaan pendidikan ditangani provinsi itu mulai jenjang SD sampai SMA/SMK seperti yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta yang dinilai berhasil karena memiliki satu komando dalam melakukan regulasi dan kebijakan.

Guru yang dikelola Pemprov DKI Jakarta, lanjutnya, mendapatkan tunjangan sehingga tidak ada kecemburuan sosial antara guru SMA/SMK dengan guru SMP/SD.

“Kami meyakini untuk pengelolaan lembaga pendidikan itu tergantung adanya kemauan politik dari Gubernur Banten,” kata Unto Aljuhri yang juga Guru SMAN 6 Jakarta.

Ia mengharapkan, Gubernur Banten yang terpilih pada November 2024 memiliki komitmen untuk membangun pendidikan, mengingat pendidikan merupakan tolak ukur keberhasilan dan kemajuan bangsa.

“Kami optimistis lembaga pendidikan yang dikelola oleh pemprov dipastikan mengalami kemajuan dalam hal kualitas untuk mencetak siswa yang berprestasi dan diterima di perguruan tinggi negeri,” tukasnya. (R. Rencong)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru