Tuesday, June 25, 2024
BerandaBerita UtamaAnies Soroti Akar Masalah Bayar Kuliah di ITB Pakai Pinjol: Dulu Orang...

Anies Soroti Akar Masalah Bayar Kuliah di ITB Pakai Pinjol: Dulu Orang Tua Membayar Sedikit, Negara yang Menanggung Besar

progresifjaya.id, BREBES – Calon Presiden (Capres) nomor urut 1, Anies Baswedan menyebut Institut Teknologi Bandung (ITB) harus dapat menjaga kewibawaannya sebagai perguruan tinggi negeri. ITB sempat menjadi sorotan terkait fenomena skema pinjaman online (pinjol) untuk pembayaran kuliah atau UKT.

“Ini universitas terkemuka di republik ini, ini adalah institut yang menghasilkan dua presiden. Kewibawaan itu dijaga,” kata Anies di Brebes, Selasa (30/1/2024).

Anies mengatakan bahwa perguruan tinggi mestinya jadi eskalator sosial ekonomi dan tidak menjadi institusi penjajah ilmu yang menjual kepada orang yang mampu. Eks Mendikbud ini menyampaikan bahwa akar masalah terjadi fenomena tersebut karena negara tidak mau mengalokasikan anggaran yang cukup untuk biaya pendidikan tinggi.

Biaya pendidikan tinggi, kata Anies seharusnya ditanggung dua pihak, yaitu oleh orang tua dan ditanggung negara.

“Nah porsi yang ditanggung oleh negara dulu besar, orang tua dulu membayarnya sedikit. Sehingga semua orang bisa kuliah. Sekarang terbalik orang tua yang harus menanggung biaya (besar), negara nanggungnya kecil ini akar masalahnya,” ujarnya.

Sebelumnya, ramai di platform media sosial X (sebelumnya bernama Twitter) bahwa kampus ITB bekerja sama dengan pinjol DanaCita untuk menawarkan pembayaran peminjaman uang UKT mahasiswa.

Warganet pun mengeluhkan biaya bulanan platform yang dinilai tinggi. Dalam unggahan di akun @itbfess pada Kamis (25/1/2024), misalnya, terlihat selebaran brosur yang tertulis DanaCita merupakan mitra resmi dari ITB.

DanaCita menyediakan opsi cicilan 6 atau 12 bulan. Di sana juga tercantum bahwa proses pengajuan dilakukan tanpa uang muka atau down payment (DP) dan tanpa jaminan apapun.

“Kami segenap civitas akademik ITB mengucapkan ‘SELAMAT MEMBAYAR CICILAN BESERTA BUNGANYA’,” tulis akun tersebut.

Warganet lain pun ikut berkomentar dan membandingkan bunga yang dikenakan DanaCita lebih tinggi dari kartu kredit.

“Kartu kredit bunganya di bawah 1%. Beberapa kartu malah cuma bayar admin doang, alias 0% bunganya,” tulis warganet. (Red)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru