Friday, July 19, 2024
BerandaBerita UtamaAntisipasi Penumpukan Sampah Libur Hari Raya Ribuan Petugas Disiagakan

Antisipasi Penumpukan Sampah Libur Hari Raya Ribuan Petugas Disiagakan

progresifjaya.id, JAKARTA – Guna mengantisipasi tumpukan sampah serta banjir di malam Takbir hingga Hari Raya Iedul Fitri 1443 Hijriah  sejumlah 2500 petugas kebersihan dan PPSU (Penanganan Prasarana Sarana Umum) di wilayah DKI Jakarta disiagakan.

“Ribuan petugas disiagakan untuk memastikan Ibukota tetap bersih selama libur hari raya,” tutur Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Asep Kuswanto  belum lama ini.

Lebih lanjut Asep menuturkannya, selain ribuan personel, pihaknya juga menyiagakan ratusan truk sampah dan 88 unit kendaraan penyapu jalan otomatis atau road sweeper. “Kami siagakan 50 petugas di setiap kecamatan. Lebih dari 2.500 personel di seluruh Jakarta yang bertugas saat malam takbiran hingga hari H Idul Fitri. Termasuk TPST Bantargebang yang tetap melakukan pelayanan,” tuturnya.

Disisi lain dituturkan,  pihak Dinas Lingkungan Hidup juga menyiapkan personil dan sarana untuk penanganan sampah saat arus mudik di lokasi stasiun dan terminal sebagai bagian dari Surat Edaran Menteri LHK Nomor Se.3/MENLHK/PSLB3/PLB.0/4/2022 tentang Pengendalian Sampah dalam Rangka Mudik Lebaran.

“Di lokasi penganan sampah seperti stasiun dan terminal, kita akan melakukan himbauan Mudik Minim Sampah, yaitu dengan membawa KBRL, wadah makan dan wadah minum sendiri dari rumah saat melakukan perjalanan mudik agar masyarakat tidak menghasilkan sampah,” tutur, Asep.

Asep juga menuturkan, selain itu akan disediakan fasilitas penampungan sampah terpilah oleh pengelola stasiun dan terminal di beberapa lokasi, dari mulai H-4 , para Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan dan pengemudi truk sampah juga telah diinstruksikan untuk melakukan pengosongan Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS) di seluruh wilayah Jakarta.

Strategi ini,  dilakukan agar TPS dapat menampung sampah dengan kapasitas maksimal pada saat libur hari H dan H+1 lebaran. Selain itu agar kondisi lingkungan sekitar TPS tetap nyaman, tidak berbau menyengat, serta menghindari berkembangnya lalat dan vektor penyakit lainnya.“Sampah jika lebih dari 3 hari berdiam di TPS sudah mulai membusuk dan membuat tidak nyaman lingkungan. Kita menghindari itu,” tandasnya.

Penulis/Editor: Asep Sofyan Afandi

Foto: Asep Sofyan Afandi/progresifjaya.id

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru