Friday, July 19, 2024
BerandaHukum & KriminalAyah Tiri Cabul Dikerangkeng, Korban Dapat Pendampingan dan Perlindungan Khusus dari PPA...

Ayah Tiri Cabul Dikerangkeng, Korban Dapat Pendampingan dan Perlindungan Khusus dari PPA Polres Metro Jaktim dan KPPAD

progresifjaya.id, JAKARTA – Dua anak di bawah umur yang jadi korban pencabulan ayah tirinya mendapat pendampingan dan perlindungan khusus dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur dan UPT  Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Jakarta Timur. Pendampingan dan perlindungan khusus ini diberikan untuk memulihkan lagi kondisi fisik dan psikis korban yang mengalami traumatik.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly dalam pernyataannya menjelaskan, kedua korban yakni M (8) dan SS (16) menjadi target pelampiasan pikiran mesum dan cabul BS (44) yang tak lain adalah ayah tiri mereka. Pelaku melakukan aksi cabulnya pada September 2023 saat ibu kandung korban tak ada di rumah yang berlokasi di Jalan Sepakat VI,  Cilangkap, Cipayung Jakarta Timur.

“Tersangka melakukan perbuatan cabul terhadap kedua anak tirinya saat ibu kandung korban (istri tersangka) sedang tak ada  di rumah. Dan bejatnya tersangka juga ada ketertarikan kepada korban,” ujar Kapolres Nicolas.

Tersangka BS (44) saat ini sudah dikerangkeng di sel tahanan Polres Metro Jakarta Timur. Dia dibekuk bersama barang bukti satu buah celana panjang warna dasar putih motif polkadot warna hitam dan satu buah celana pendek warna dasar merah yang di bagian depan ada motif titik kuning milik korban M.

Atas perbuatan cabulnya itu, tersangka BS dijerat dengan Pasal 76 e juncto Pasal 82 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 20216 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dia terancam dibui 15 tahun atau lebih karena statusnya sebagai ayah tiri korban mendapat bonus sepertiga lagi dari hukum pidananya.

“Kejadian ini tentu menjadi duka mendalam bagi kita semua dan menjadi pengingat untuk mewaspadai agar kasus serupa tidak terjadi di kemudian hari,” ujarnya lagi.

“Kami semua berharap kejadian ini bisa jadi pelajaran bagi semua orang untuk bersama-sama menjaga anak-anak  kita agar terhindar dari kejadian serupa,” imbuh Kapolres Nicolas di akhir penjelasannya. (Bembo)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru