Tuesday, April 22, 2025
BerandaPolitikBacaleg Partai Demokrat HM Iman Yuniawan Bantah Pindah Partai Karena Friksi Internal...

Bacaleg Partai Demokrat HM Iman Yuniawan Bantah Pindah Partai Karena Friksi Internal Partai

progresifjaya.id, DEPOK – Bakal calon legislatif (Bacaleg) Partai Demokrat daerah pemilihan (Dapil) enam Cipayung-Sawangan-Bojongsari Kota Depok, Haji Iman Yuniawan membantah berpindahnya dirinya dari Partai Gerindra ke Partai Demokrat pada Pemilu Legislatif (Pileg) tahun 2024 akibat friksi internal partai.

“Tidak benar itu, yang benar adalah saya dengan Gerindra sama-sama menjaring aspirasi masyarakat dalam melaksakan fungsinya sebagai anggota dewan di wilayahnya masing-masing dan Depok pada umumnya,” ujar Haji Iman.

Haji Iman juga mengucapkan terima kasih kepada Partai Gerindra yang telah banyak memberikan pelajaran dalam berpolitik.

Diakui dunia politik itu penuh dengan dinamika dan berpolitik itu adalah pilihan. ”Setelah saya pikir-pikir ke Partai Demokrat adalah yang terbaik menurut hati nurani saya, ya itu adalah sebuah misteri,” ungkap Haji Iman.

“Maka dari situ pilihan saya pilih partai berlambang mercy. Lalu kenapa saya ambil? Kalau saya nggak ambil sekarang, bagaimana orang-orang yang telah memilih saya?” imbuhnya ketika dijumpai usai acara jumpa pers di kediamannya di Pondok Jaya, Cipayung, Depok, Kamis (18/05/2023).

”Insya Allah saya gunakan bendera baru Partai Demokrat, semoga mereka para pendukung kami itu sudah tahu semua dan mudah-mudahan mereka akan lebih eksis serta malah tambah,” terang Haji Iman.

Iman mengakui, selama 3 tahun sebanyak enam pihak juga telah melakukan kerja keras, dan hasil kerja keras sudah ada bukti nyatanya. “Makanya, slogan kerja dan visi misi saya, Insya Allah bersama rakyat berjuang menggapai perubahan atau perbaikan,” katanya.

Iman mengatakan, tanpa pendukungnya, dirinya tidak ada apa-apanya. Oleh karena itu, ia pindah bersama rombongnya bersama rakyat pemilihnya. Khususnya di tiga Kecamatan Cipayung, Sawangan dan Bojongsari tapi niatnya atau cita-citanya saya bisa se-Kota Depok.

”Itu alasannya merubah bendera karena ingin ada perubahan, ada perubahan bersama rakyat. Ini semata-mata bukan keinginginan saya saja tetapi rakyat yang mau saya harus begitu. Jadi bersama rakyat ada perubahan,” tambahnya serius.

Sekali lagi Haji Iman menegaskan, tidak ada friksi di internal Gerindra, sejauh ini memang tidak ada masalah.

“Karena ini pilihan saya dan DPP Gerindra pun sudah pecat saya. Sekali jika ini bukan pilihan, kami akan pikir-pikir dulu,” papar Haji Iman.

Menyinggung konsep dan kerja timnya nanti, Haji Iman mengatakan, pendekatan kampanye saya punya warga masyarakat (pendukung red) dan sekarang jaman canggih Haji Iman sudah naik Mercedes (Partai Demokrat, red) dan ini juga hasil dukung dorongan dari warga masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, ia berpesan kepada seluruh masyarakat pendukungnya agar tetap setia. Ia juga meminta maaf karena dirinya cuman 3 tahun 6 bulan mengabdi sebagai dewan belum bisa berbuat apa-apa, walaupun singkat tapi masyarakat sudah rasakan.

“Insya Allah kalau kita panjang umur dan berharap pemilihan legislatif 2024 sukses,” harapnya.

“Di kota Depok, Demokrat targetnya 10 kursi karena Demokrat 2014 itu pernah meraih 15 kursi, belum ada sejarahnya dan partai lain capai itu. Apalagi sekarang ketua umumnya lebih muda dan pintar dan jenius. Karena ini milenial akan datang. Kalau semua orang kayak beliau ini Indonesia lebih maju,” tutur Haji Iman.

Menyinggung tentang target perolehan suara di dapil enam nanti, ia mengatakan, tahun 2019 saja mendekati 15 ribu suara. “Untuk tahun 2024, tidak perlu target- targetan sebanyak- banyaknya,” pungkas Haji Iman. (Agus Tanjung)

Artikel Terkait

Berita Populer