Sunday, July 21, 2024
BerandaBerita UtamaBripka Andry Darma Irawan Curhat di Medsos : Sudah Setor Uang Rp...

Bripka Andry Darma Irawan Curhat di Medsos : Sudah Setor Uang Rp 650 Juta Tetap Dimutasi

progresifjaya.id, PEKANBARU – Bripka Andry Darma Irawan viral di media sosial setelah curhat dimutasi oleh atasannya.

Bripka Andry Darma Irawan sebelumnya berdinas di Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Riau di Menggala Junction Rokan Hilir (Rohil).

Lalu ia dimutasi demosi ke Batalyon A Pelopor di Pekanbaru.

Dalam unggahannya di akun Instagram pribadinya, @andrydarmairawan07.2 , ia memaparkan terkait dengan sejumlah setoran uang kepada komandannya.

Bripka Andry membeberkan sejumlah bukti percakapan.

Kompol Petrus H Simamora diduga menerima uang ratusan juta dari Bripka Andry Darma Irawan dikuak.

Ada total uang yang dikirimkan oleh Bripka Andry Darma Irawan mencapai angka Rp 650 Juta.

Uang tersebut disetorkan Bripka Andry Darma Irawan melalui cara transfer ke rekening pribadi Kompol Petrus dan penyerahan secara langsung.

Lalu timbul pertanyaan untuk apa Bripka Andry Darma Irawan diminta mencari dana?

Masih dalam pengakuan Bripka Andry Darma Irawan jika permintaan dana dari Kompol Petrus salah satunya bakal dipakai untuk membeli lahan.

Permintaan tersebut sempat dilontarkan Kompol Petrus ke Bripka Andry Darma Irawan sebelum dirinya dimutasi.

Bripka Andry Darma Irawan diminta untuk mencarikan uang Rp 53 juta untuk keperluan membeli lahan.

Selain itu, Bripka Andry Darma Irawan sempat menguak jika dirinya sudah menyetor uang dengan total Rp 650 juta kepada Kompol Petrus atasannya.

“Saya diperintahkan oleh Danyon saya Kompol Petrus H Simamora untuk membantu dan mencari dana dari luar kantor. Saya laksanakan perintah itu dari bulan Oktober 2021 lalu. Saya laksanakan perintah itu dengan berkoordinasi kepada rekanan yang ada di lapangan. Sampai bulan Februari 2023 saya sudah mengirimkan sejumlah 650 jutaan ke rekening pribadi Danyon saya dengan nomor rekening 1720001467473 Bank Mandiri an. Petrus Hottiner Simamora ada bukti-bukti transfernya. Ini khusus ke rekening pribadi Danyon. Lain lagi dana kebutuhan yang beliau perintahkan, serta juga ada yang saya serahkan secara tunai kepada Kompol Petrus dibuktikan dengan chat WhatsApp,” tutur Bripka Andry
Darma Irawan dalam isi curhatannya viral di media sosial melansir dari Tribunpekanbaru.com, Senin (5/6/2023).

Berikut pengakuan lengkap Bripka Andry lewat akun Instagramnya:

ljin menyampaikan, Saya Bripka Andry Darma Irawan, S.A.P

Saya sebelumnya berdinas di Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Riau yang berada di Menggala Junction Kabupaten Rokan Hilir.

Saya dimutasi Demosi tanpa ada kesalahan dari Batalyon B Pelopor ke Batalyon A Pelopor yang berada di Pekanbaru. hari Jum’at tanggal 3 Maret 2023 Sprint Mutasi keluar dan hari Rabu tanggal 8 Maret 2023 saya sudah Penghadapan ke tempat baru.

Karena saya mengurus ibu kandung yang sedang sakit komplikasi.

ibu kandung saya mengajak ke Pekanbaru menemui Dansat Brimob Polda Riau untuk meminta pertimbangan terkait mutasi saya.

Kombespol Ronny Lumban Gaol, S.I.K selaku Dansat Brimob saat ditemui mengatakan,

“Kamu gak ada salah, kamu terlalu lama di sana, terlalu nyaman dan tidak ada kontribusi kepada satuan” Setelah mendengar penjelasan itu,

Saya menyampaikan “mohon ijin komandan, Saya sudah melakukan semua perintah Danyon saya, dari pengajuan proposal pembangunan polindes ke Pemda Rohil dan sudah terbangun klinik tersebut di Kantor Batalyon.

Selain itu saya juga diminta mencarikan uang dari luar oleh Danyon dan sudah saya setorkan sebesar 650 juta ada bukti-bukti transfernya”

Beliau menjawab, “Saya tidak ada menerima uang tersebut. Sekarang kamu pulang dan jalani mutasi ke pekanbaru” Setelah itu saya dan ibu kembali pulang. Ibu saya merasa pusing dan terjatuh sehingga saya membawa ibu saya berobat.

Penyebab Bripka Andry Darma Irawan Dimutasi

Fakta baru dikuak Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Riau, Kombes Pol Ronny Lumban Gaol terkait viral unggahan Bripka Andry Darma Irawan viral di media sosial.

Melansir dari Tribunpekanbaru.com, Senin (5/6/2023) Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol Ronny Lumban Gaol menuturkan, Bripka Andry dinilai melakukan perbuatan tak pantas selaku anggota Polri.

“Lalu kita pindahkan, memutasi dia. Namun dari sekian banyak mutasi, hanya dia yang berupaya. Salah satunya untuk hari ini, memuat di media sosial dan sebagainya,” kata Ronny.

“Karena kita lihat ada kejanggalan di situ dan kita periksa. Itu sebenarnya datanya di Bid Propam. Banyak masalah yang dilakukannya. Cuma karena tidak berkenan dimutasi, itulah upaya-upayanya,” imbuh dia.

Ronny mengungkap, apa yang disampaikan Bripka Andry, bertolak belakang dengan hasil pemeriksaan.

“Nanti bisa ke Bid Propam untuk mendapatkan yang riil sebenarnya kejadiannya seperti apa,” tutur Perwira Menengah berpangkat bunga melati tiga di pundak itu.

Ronny berujar, Bripka Andry sejak keluar mutasi sampai saat ini, tidak masuk dinas atau disersi.

“Sebelumnya dia juga jarang masuk, itulah berkeliaran, nyari duit, gitu. Itulah kelakuannya. Itu tidak boleh. Itulah karena perilaku itu kita mutasi. Tapi dia berbalik malah menghantam (menyerang, red) kita. Tapi kita akan buktikan, dia kan udah diperiksa dia, keterangannya sudah diambil. Audit keuangannya juga sudah diambil itu. Untuk rincinya semua ada semua di Propam,” urai Dansat.

Usai diperiksa dipaparkan Ronny, yang bersangkutan tidak pernah masuk dinas atau lari dari tugas. (Red/tribun)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru