Tuesday, April 23, 2024
BerandaBerita UtamaBUMD Food Station Tjipinang Buka Sejarah Ekspor Beras Ke Riyadh Arab Saudi

BUMD Food Station Tjipinang Buka Sejarah Ekspor Beras Ke Riyadh Arab Saudi

progresifjaya.id, JAKARTA, – Sejarah baru tercipta oleh Food Station Tjipinang Jaya salah satu BUMN (Badan Usaha Milik Daerah) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lakukan ekspor beras sebanyak 19 ton ke Riyadh Arab Saudi.

“Ini adalah peristiwa bersejarah karena untuk pertama kalinya kita mengekspor beras ke Arab Saudi,”saat melepas ekspor beras dari BUMD Food Statin Tjipinang Jaya, Jumat (20/5/2022).

Anies menuturkan, ekspor beras dengan merek ‘Yasamin‘ merupakan hasil kerja sama PT AL Raqeeb Universal Group, langkah ini, selain untuk memenuhi kebutuhan beras warga Jakarta dan sekitarnya, Food Station Tjipinang Jaya juga dapat merealisasikan ekspor beras jenis long grain dengan varietas IR-64 Ciherang untuk memenuhi permintaan Arab Saudi.

Menurutnya, budi daya beras tersebut ditanam di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat dan dilakukan panen pada awal 2022. “Pelepasan ekspor beras FS Yasamin sebanyak satu kontainer 20 feet ke Riyadh Arab Saudi adalah penanda produk FS Yasamin dapat diterima dan diserap di pasar internasional khususnya Arab Saudi,”tutur, Anies Baswedan.

Lebih lanjut Anies menuturkan, Jakarta tidak memiliki lahan yang cukup luas untuk bisa memanen padi. Namun, Jakarta dapat memasok kebutuhan beras bagi warganya. Tak hanya itu, kata Anies, mendistribusikan beras ke luar negeri juga bisa dilakukan Jakarta. Bahkan, Food Station Tjipinang Jaya menjadi pusat perdagangan beras terbesar di Asia Tenggara.

Penyebabnya, lanjut dia, karena Jakarta dipasok oleh daerah penyangga dalam memenuhi kebutuhan beras, terutama dari daerah surplus beras. “Pelepasan ekspor beras perdana ini menjadi momentum Pemprov DKI melalui PT Food Station Tjipinang Jaya untuk mengembangkan usahanya di pasar pangan internasional, khususnya wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah,” imbuhnya.Anies.

Berdasarkan data Food Station melalui laman resminya per Kamis (19/5) stok beras mencapai 34.619 ton. Sebagian besar asal beras itu berasal dari Cirebon sebesar 35,76 persen, Karawang sebesar 24,38 persen dan Jawa Tengah sebesar hampir 18 persen.

Penulis/Editor: Asep Sofyan Afandi

Foto: Istimewa

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru