Sunday, July 21, 2024
BerandaNusantaraBupati Cianjur Merespon Baik Film Semi Dokumenter ‘Tragedi Di Kota Santri’

Bupati Cianjur Merespon Baik Film Semi Dokumenter ‘Tragedi Di Kota Santri’

progresifjaya.id, CIANJUR – Trailer film pendek semi dokumenter ‘Tragedi Di Kota Santri’ yang dibuat oleh beberapa jurnalis di Cianjur ini memuat tentang ulasan atau penilaian terhadap suatu film. Tujuannya, untuk memberi pandangan atau penilaian terhadap isi dari film tersebut.

Selain itu, ulasan film ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang isi dari film yang diulas. Dalam ulasan film ‘Tragedi Di Kota Santri’ ada beberapa aspek analisis yang harus diperhatikan mulai dari judul, isi film, hingga kelebihan atau kekurangan film.

Pada kesempatan itu, Bupati Cianjur, H. Herman Suherman mengatakan, film ‘Tragedi Di Kota Santri’ terinspirasi dari kejadian bencana alam di Kota Cianjur pada 21 November 2022

“Secara umum, ulasan film terdiri atas 5 bagian yaitu identitas, orientasi, tafsiran, evaluasi, dan rangkuman, dan berikut penjelasan lengkap mengenai struktur teks ulasan film,” ujar Bupati Cianjur.

Menurutnya, struktur film yang pertama adalah identitas yang berisi tentang pengenalan sebuah film yang terdiri dari judul, sutradara, genre, tahun rilis hingga nama-nama aktor, aktris yang ikut terlibat dalam film tersebut. selanjutnya orientasi yang berisi tentang gambaran umum dari film yang akan diulas.

Sementara itu sang sutradara, Yudi Akbar menambahkan, film semi dokumenter dengan judul ‘Tragedi Di Kota Santri’ sebuah film karya jurnalistik yang menggambarkan peristiwa kejadian musibah bencana gempa bumi yang terjadi di Cianjur pada tanggal 21 November 2022 silam.

“Film ini menceritakan bagaimana, ketika terjadinya bencana gempa bumi begitu memilukan serta menggetarkan hati yang penuh kesedihan dan ketakutan yang mendalam. Dimana pemerintah yang menangani turun bergotong royong dengan masyarakat untuk menangani bencana tersebut,” tambahnya.

Yudi Akbar pun berharap, agar film ini bisa mengedukasi dan menjadi sebuah tontonan sekaligus menjadi tuntutan bagi semua pihak, khususnya warga masyarakat Cianjur, dan umumnya untuk masyarakat luas.

Lanjutnya, apalagi film ini akan menjadi tonggak sejarah bagi Cianjur serta menjadi dokumentasi pemerintah daerah untuk bisa mengenang peristiwa gempa 21 November 2022.

Dan pada bagian ini, penulis akan memberikan gambaran kepada pembaca apakah film ini layak untuk ditonton atau tidak. (Firman Muliadi)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru