Friday, July 19, 2024
BerandaBerita UtamaDampak Covid 19, Jutaan Bayi Belum Mendapatkan Imunisasi

Dampak Covid 19, Jutaan Bayi Belum Mendapatkan Imunisasi

progresifjaya.id, JAKARTA – Tidak kurang dari 1,7 juta bayi belum mendapatkan imunisasi dasar rutin maupun lanjutan selama pandemi belangsung. Hal itu lantaran pergerakan petugas di lapangan terhambat, serta konsentrasinya banyak tergeser untuk vaksinasi covid-19.

“Itu bisa dilihat juga adanya peningkatan jumlah kasus penyakit-penyakit yang seharusnya dapat dicegah dengan imunisasi ini,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers daring, Kamis, (12/5/2022).

Budi menuturkan dengan penurunan kasus covid-19, ke depan konsentrasi akan difokuskan pada pemberian imunisasi dasar pada anak-anak. “Serta memastikan pada saat nanti anak-anak mencapai usia yang produktif mereka bisa secara maksimal dalam bekerja,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu menjelaskan Bulan Imunisasi Anak Nasional yang pertama akan dimulai pada Mei 2022. Sasaran provinsi untuk campak rubella anak usia 9-15 bulan akan dimasifkan di Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sasaran kedua, yakni Provinsi Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung. Kemudian seluruh Provinsi Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua untuk anak 9 bulan sampai dengan di bawah 12 tahun.

Kemudian untuk tahap 2 dimulai pada Agustus untuk Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa barat, Jawa Tengah, dan Jawa timur untuk anak usia 9 bulan.

“Sementara untuk Bali dan Yogyakarta tidak melaksanakan karena memang cakupan yang sangat bagus,” kata Maxi.

Peulis/Editor: Asep Sofyan Afandi

Foto:  Istimewa

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru