Monday, July 15, 2024
BerandaTNI/PolriDandim 0506/Tgr Ziarah Peletakan Karangan Bunga

Dandim 0506/Tgr Ziarah Peletakan Karangan Bunga

progresifjaya.id, TANGERANG – Dandim 0506/Tgr, Kolonel Inf Puji Hartono melakukan ziarah dan peletakan karangan bunga dalam rangka peringatan ke 76 peristiwa pertempuran Lengkong, di TMP Taruna, Jalan Pahlawan Taruma, Kelurahan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel, Rabu (26/1/2022) yang dihadiri sekitar 100 orang dan dilanjutkan acara silaturahmi sahabat sejarah.

Hadir dalam kegiatan, Mayjen TNI Legowo Jatmiko, Gubernur Akmil, Brigjen TNI Echsan, Direktur Veteran Pothan, Kemhan, Drs H. Benyamin Davnie, Wali Kota Tangsel, Kolonel Inf Harrisal Ismail Subing, S.Sos, Kasipers Korem 052/Wkr, Kolonel Arh Eko Juni Kasubditkomsos Pothan, Kolonel Inf Indra Suryadi Andya Bid Veteran Pothan, Letkol Czi Asril Arifin Pothan Kemhan, Aliansyah, SH. MH Kajari Tangsel, AKBP Sarly Sollu, Kapolres Tangsel, Mayor Chb Sutisna Pasiintel Kodim 0506/Tgr, Mayor Kav Sutarto, Danramil 03/Srp, Mayor Inf Muklisin Pasiintel Korem 052/Wkr, Ibu Rani, Sutrisno Ketua Yayasan 25 Januari 1946, Ibu Mariani Djoyohadikusumo,
dan keluarga Pejuang.

Dandim 0506/Tgr Kolonel Inf Puji Hartono di sela-sela kegiatan tersebut mengatakan, tabur bunga ini dalam rangka peringatan ke-76 peristiwa pertempuran Lengkong dan silaturahmi sahabat sejarah.

“Peristiwa pertempuran Lengkong tidak bisa dilupakan itu bagian dari tonggak sejarah perjuangan para pahlawan bangsa demi merebut kemerdekaan,” kata Dandim.

Dalam sambutannya, H. Benyamin Davnie, Wali Kota Tangsel menceritakan, pada tanggal itu, Mayor Daan Mogot memimpin puluhan taruna Akademi untuk mendatangi markas Jepang di Desa Lengkong, Serpong. Kedatangan Mayor Daan Mogot dan puluhan taruna ini bertujuan melakukan pelucutan senjata tentara Jepang sesuai pernyataan kekalahan Jepang.

Awalnya, proses pelucutan senjata berlangsung lancar sampai kemudian tiba-tiba terdengar suara letusan dari luar tempat pelucutan senjata.

“Dalam peristiwa itu, 34 taruna tewas dan 3 perwira gugur diantaranya Mayor Daan Mogot, Letna Soebianto, dan Letnan Soetopo, kemudain monumen Lengkong dibangun pada tahun 1993 untuk memperingati Peristiwa Lengkong yang terjadi tahun 1946,” ujarnya.

Sementara, Mayjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, S.IP, M.M, Gubernur Akmil menambahkan, setiap tahunnya, monumen ini dijadikan tempat peringatan pertempuran Lengkong yang diperingati setiap tanggal 25 Januari.

“21 Januari 1946 menjadi tanggal bersejarah bagi perjuangan rakyat Indonesia, terutama masyarakat Tangerang dan sekitarnya. Pada tanggal tersebut, terjadi peristiwa berdarah yang dikenal dengan nama Peristiwa Lengkong,” jelasnya.

Sumber: Kodim 0506/Tgr

Editor: Eben

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru