Kamis, Februari 22, 2024
BerandaPolitikDapati Hasil Poling Tertinggi di Dapil 3 Jakarta, Nurwayah Optimis Melenggang ke...

Dapati Hasil Poling Tertinggi di Dapil 3 Jakarta, Nurwayah Optimis Melenggang ke Senayan

progresifjaya.id, JAKARTA – Merilis hasil riset terkait peta pemilihan Caleg DPR RI pada pemilihan legislatif di Pemilu 2024, salah satunya terkait elektabilitas calon DPR RI dapil Jakarta III yang mencakup wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Dalam pers rilis, polling dilakukan pada 2-14 Januari 2024, hasilnya, Caleg  Demokrat Nurwayah unggul dalam tingkat elektabilitas 25,3 persen dibandingkan calon lainnya dari berbagai partai.

Saingan terdekatnya Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dari Partai Gerindra  19,7 persen dan DR. H. Yan Hiksas dari Golkar mendapat  9,5  persen. Bahkan, elektabilitas ketiga Caleg tersebut, mengungguli politisi berpengalaman Ahmad Sahroni (Partai Nasdem), Prof. Asc. Dr. Darmadi Durianto (PDIP), Drs. H. Adang Daradjatun (PKS), Charles Honoris (PDIP), Santoso (Demokrat) dan Ir. H. Ahmad Riza Patria, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Poling dilakukan selama masa kampanye para calon legislatif yang dilakukan di dapilnya masing-masing. Poling juga dilakukan dengan cara menggunakan sistem satu akun hp dan mengkliknya.

Kata Direktur Kajian Politik Jakarta, Yaumil Akmal, polling ini memiliki 35 opsi jawaban dan sudah menerima 6.893 suara. Melakukan pemilihan berulang kali tidak diperbolehkan. Pemeriksaan duplikasi didasarkan pada alamat IP pemilih.

“Kami tidak mentolerir setiap kecurangan yang dilakukan dan akan menganulir semua suara yang berindikasi dilakukan oleh bot,” ujarnya.

“Hasil poling ini menunjukkan Nurwayah diprediksi akan memenangi perang bintang yang akan terjadi di Dapil Jakarta III mengingat banyak nama besar yang akan bertarung di daerah tersebut,” ucap Akmal di Cafe Dua Hati Sungai Bambu, Jakarta Utara, Senin (15/1/2024).

Tingginya elektabilitas Nurwayah ini diperkirakan karena sosok dikenal dekat dengan rakyat, anak nelayan, pengusaha asli Koja dan efek tingginya elektabilitas Prabowo-Gibran. (Mus)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru