Sunday, July 21, 2024
BerandaBerita UtamaDesakan Pembubaran Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Menguat

Desakan Pembubaran Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Menguat

progresifjaya.id, JAKARTA – Isu akan adanya perampingan dengan membubarkan sejumlah Lembaga Pemerintah mendapat tanggapan dari Direktur Eksekutif Lembaga Emrus Corner Dr Emrus Sihombing khususnya keberadaan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT).

“Dari beberapa kalangan timbul pertanyaan apakah BPODT termasuk yang akan dibubarkan Presiden dalam waktu dekat? Itulah benang merah pertanyaan dari beberapa kalangan untuk meminta pandangan saya,” ujar Emrus.

Untuk merespon pertanyaan itu, Emrus berpendapat agar BPODT segera membuat laporan kinerjanya selama ini kepada publik luas dan khususnya masyarakat yang tinggal di kawasan Danau Toba. Pada laporan tersebut sekaligus menyajikan data survey tentang jumlah dan tingkat kepuasan wisatawan mancanegara dan domestik yang berkunjung serta masyarakat setempat.

Menurut Komunikolog ini, jika kinerjanya melampaui program dan target sangat luar biasa (extraordinary) serta jumlah kunjungan melonjak signifikan dan mayoritas (minimal 80%) responden memperoleh tingkat kepuasan sangat tinggi, maka sangat wajar BPODT dipertahankan.

Sebaliknya, bila BPODT selama ini bertindak mekanistis, linear dan cenderung pasif, jumlah kunjungan rendah dan tingkat kepuasan responden sedang apalagi rendah, sangat-sangat wajar BPODT perlu dievaluasi oleh Kementerian Pariwisata untuk kemungkinan salah satu dari 18 badan yang dibubarkan oleh Presiden.

Namun, pembangunan pariwisata di berbagai sektor diseluruh kawasan Danau Toba harus terus berjalan dengan membentuk forum kebersamaan pemda-pemda tingkat dua sekawasan Danau Toba, tentu dibawah koordinasi langsung oleh Menteri Pariwisata.

“Dengan demikian, pembangunan pariwisata diseluruh kawasan Danau Toba dipastikan lebih adaptif dengan kearifan lokal setempat daripada kondisi yang terjadi selama ini,” tutupnya.

Sumber: transparannews.com

Penulis: Polin Sihotang

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru