Rabu, Oktober 5, 2022
BerandaBerita UtamaDi PHK Sepihak, Puluhan Prajurit Purnawirawan TNI Minta Hakim PN Jakpus Kabulkan...

Di PHK Sepihak, Puluhan Prajurit Purnawirawan TNI Minta Hakim PN Jakpus Kabulkan Permohonan Gugatan

progresifjaya.id, JAKARTA – Puluhan Purnawirawan TNI mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) terkait polemik antara Purnawirawan TNI dengan pihak Artha Graha yang kian berlanjut dan memanas, Rabu (21/09/2022).

Kedatangan para Purnawirawan TNI tersebut untuk menghadiri sidang ke-5 antara pihak Purnawirawan TNI tersebut dengan pihak Artha Graha. Sidang yang semula diagendakan pukul 10.00 WIB mundur menjadi pukul 12.36 WIB. Sidang ke-5 antara Purnawirawan TNI dengan Artha Graha tersebut dilakukan di Ruang Kusuma Atmadja Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Dalam sidang gugatan TNI nampak semua anggota Purnawirawan TNI dari 3 matra yaitu Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU) kompak memakai baju kebesarannya.

Dalam Provisinya para Purnawirawan TNI meminta untuk mengabulkan permohonan Provisi para penggugat seluruhnya serta memerintahkan para tergugat untuk secara tanggung renteng untuk membayar upah proses dari bulan Januari 2022 sampai dengan Mei 2022

Dalam pokok perkara pihak Purnawirawan TNI juga meminta untuk menerima dan mengabulkan gugatan penggugat seluruhnya, memerintahkan para tergugat untuk secara tanggung renteng untuk membayar upah proses dari bulan Januari 2022 sampai dengan Mei 2022, menyatakan hubungan kerja antara para penggugat dengan para tergugat putus dan berakhir karena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), sejak putusan ini dibacakan, memerintahkan kepada para tergugat untuk membayar uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak secara tunai, menghukum para tergugat untuk membayar uang paksa (dwangsom) sejumlah per-hari keterlambatan terhitung sejak putusan ini memiliki kekuatan hukum tetap, menetapkan biaya perkara ini sesuai peraturan perundang-undangan.

“Apabila Yang Mulia Majelis Hakim berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya,” demikian disampaikan salah satu purnawirawan TNI di hadapan para awak media.

“Agenda sidang hari ini, yaitu dengan menyerahkan bukti-bukti surat dari terdakwa, tadi lumayan agak sedikit lama karena ada beberapa koreksi-koreksi dari Majelis Hakim, kemudian untuk sidang berikutnya akan dilaksanakan 2 minggu ke depan pada tanggal 5 Oktober 2022. Dan akan menghadirkan saksi-saksi dari pihak penggugat, rencana kami akan hadirkan 2 saksi,” terangnya.

Harapan ke depan selanjutnya dari Purnawirawan TNI ingin gugatan ini cepat diselesaikan dan dimenangkan oleh Majelis Hakim.

Untuk diinformasikan, puluhan Purnawirawan TNI pekerja alih profesi menuntut haknya usai jadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak oleh anak perusahaan PT Artha Graha Group.

Sebelumnya dalam pertemuan bipartit antara purnawirawan TNI dengan pihak anak perusahaan PT Artha Graha Group tidak ada kesepakatakan. Puluhan prajurit TNI ini hanya mnuntu haknya yaitu pembayaran pesangon, THR (Tunjangan Hari Raya) dan uang penghargaan.

Hingga berita diturunkan pihak Artha Graha Peduli belum bisa dikonfirmasi. (AT)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru