Friday, July 19, 2024
BerandaBerita UtamaDidakwa Korupsi Dana PIP, Dua Rektor Umika Bekasi Terancam 20 Tahun Penjara

Didakwa Korupsi Dana PIP, Dua Rektor Umika Bekasi Terancam 20 Tahun Penjara

progresifjaya.id, BANDUNG – Perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyimpangan Dana Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Kuliah dari Puslapdik Kemdikbudristek mulai disidangkan di Pengadilan Tipikor Bandung pada Rabu 10 Juli 2024.

Dalam perkara ini, dua orang yang didakwa Jaksa Penuntut Umum Arnold Siahan yakni; Dr. Sri Hari Jogya, SH., M.Si., sebagai Rektor Universitas Mitra Karya (Umika) Bekasi periode 2021 sampai dengan sekarang dan Dr. H. Suroyo sebagai Rektor Universitas Mitra Karya periode 2019 sampai dengan 2021.

Menurut dakwaan JPU yang dibacakan dalam persidangan Majelis Hakim yang diketuai Alex Tahi Mangantur Hamonangan Pasaribu, menyebutkan bawah terdakwa 1 dan terdakwa 2 selaku Rektor Umika Bekasi pada kurun waktu tahun 2020 sampai dengan tahun 2023 telah melakukan pemotongan dana PIP Kuliah yang diperuntukan untuk biaya hidup mahasiswa sebesar Rp. 4.200.000 per-mahasiswa.

Dimana, dana tersebut seharusnya diterima langsung oleh mahasiswa Umika untuk biaya hidup, namun oleh terdakwa 1 dan terdakwa 2 dipotong secara langsung untuk biaya UKT.

Akibat perbuatan para terdakwa berdasarkan laporan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara oleh terdakwa 1 dan terdakwa 2 mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 13.496.700.000.

JPU menjerat dua terdakwa dengan Primair pasal 2 ayat (1)  Jo pasal 18 UU RI no 31 tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No. 31 tahun 1999 tentang tipikor JO pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Subsidair pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 UU RI no 31 tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No. 31 tahun 1999 tentang tipikor JO pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. (Yon)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru