Saturday, June 15, 2024
BerandaBerita UtamaDigoda PKS Jadi Cawapres, Din: Pencalonan Anies Pilihan Tepat

Digoda PKS Jadi Cawapres, Din: Pencalonan Anies Pilihan Tepat

progresifjaya.id, JAKARTA – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu bersama sejumlah jajaran pengurus menyambangi eks Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa 23 Mei 2023. Selain silaturahmi, Syaikhu turut meminta masukan dan arahan dari Din selaku tokoh bangsa agar partainya bekerja dengan baik.

Di tengah pembicaraan, Syaikhu bercerita bahwa partainya punya tugas keliling menemui tokoh bangsa lainnya. Tujuannya, kata dia, mencari sosok calon wakil presiden bagi Anies Baswedan. Adapun PKS bersama Partai NasDem dan Partai Demokrat bekerja sama dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan dengan mengusung Anies sebagai calon presiden 2024.

“Saya sekarang diamanahi keliling ke berbagai elemen bangsa, Pak Din, untuk mencari cawapres, untuk diusulkan,” kata Syaikhu di Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa, 23 Mei 2023.

Tugas mencari cawapres itulah yang membuat Syaikhu berada di kediaman Din. Sembari berseloroh, ia menggoda Din sebagai salah satu sosok yang dicari oleh Syaikhu.

“Saya pikir barangkali salah satunya (cawapres Anies) justru ada di sini,” ujar Syaikhu diiringi tawa yang memenuhi seluruh ruangan.

Syaiku mengatakan hasil kunjungannya ke berbagai tokoh bangsa ini bakal disampaikan ke Majelis Syura. Nantinya, majelis bakal bermusyawarah untuk mengerucutkan nama cawapres dan diserahkan kepada Anies.

“Jadi kita terus berikhtiar, mekanisme di PKS kita ingin hasil kunjungan disampaikan ke Majelis Syura yang akan bermusyawarah untuk diusulkan ke capres,” kata dia.

Sementara itu, Din mengaku kenal baik dengan Anies. Menurut dia, Koalisi Perubahan sudah berada di jalan yang tepat dengan mengusung Anies sebagai bacapres.

“Saya kira pilihan tepat, baik, dan cocok untuk Indonesia masa depan,” kata Din.

Ia menjelaskan, banyak yang tidak tahu bahwa Anies sebenarnya anggota Penasihat Pimpinan Muhammadiyah Ranting Pondok Labu. Bekas Gubernur DKI Jakarta itu disebut Din juga seorang nasionalis yang dikenalnya secara luar dan dalam.

“Jadi saya kenal ibaratnya luar dalam dan terutama soal visi keindonesiaan masa depan,” kata pendiri Partai Pelita itu. (Red)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru