Saturday, May 25, 2024
BerandaHukum & KriminalDugaan Korupsi Komoditas Timah Rp 271 Triliun: Iskandar Sitorus Sebut Jet Pribadi...

Dugaan Korupsi Komoditas Timah Rp 271 Triliun: Iskandar Sitorus Sebut Jet Pribadi Harvey Moeis Juga Perlu Disita

progresifjaya.id, JAKARTA – Sekretaris Indonesia Audit Watch IAW) Iskandar Sitorus mengungkapkan, sejumlah mobil Harvey Moeis yang disita Kejaksaan Agung (Kejagung) nilainya masih kurang, dengan total kerugian yang diterima negara hingga Rp 271 triliun.

“Masih kurang itu,” ungkapnya kepada wartawan pada Senin, 22 April 2024 di Halaman Gedung Merah Putih KPK.

Menurut Sitorus, jet pribadi milik suami Sandra Dewi ini juga perlu disita, sedangkan untuk rumah juga masih terlalu kecil nilainya.

Sebelumnya, Kejagung kembali menyita dua aset milik tersangka kasus korupsi PT Timah Tbk, Harvey Moeis dan Direktur PT SBS RI.

Direktur Penyidikan Kejagung, Kuntadi mengatakan aset yang disita Mercy, Innova Zenic, Lexus, dan Vellfire.

“Ada empat (aset yang disita), dua (milik tersangka) Direktur PT SBS RI dan dua Harvey Moeis,” kata Direktur Penyidikan pada JAM Pidsus, Kuntadi pada Jumat, 19 April 2024.

Kuntandi menjelaskan, hingga kini pihaknya sedang menelusuri asset-aset lain milik para tersangka kasus dugaan korupsi IUP PT Timah.

“Ya masih kami telusuri benar enggaknya itu, Ya kami pastilah kalau memang ada kaitannya benar kepemilikannya atau disembunyikan, pasti kami kerja,” pungkasnya.

Diketahui, Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mengusut kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah IUP PT Timah Tbk. (TINS) periode 2015–2022.

Kasus ini diusut sejak awal Januari 2024. Sejauh ini sudah ada 16 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Terakhir, Harvey Moeis (HM) ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung pada Rabu, 27 Maret 2024 malam.

Adapun 16 tersangka ini adalah sebagai berikut:

1.Direktur Utama (Dirut) PT Timah Tbk 2016-2021, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani (MRPT)

  1. Direktur Keuangan PT Timah Tbk 2018 Emil Ermindra (EE)

3.Mantan Direktur operasional PT Timah Tbk. Alwin Albar (ALW)

4.Komisaris PT Stanindo Inti Perkasa, Suwito Gunawan (SG)

5.Direktur PT Stanindo Inti Perkasa, MB Gunawan (MBG)

6.Dirut CV Venus Inti Perkasa (VIP), Hasan Tjhie (HT)

7.Eks Komisaris CV VIP Kwang Yung alias Buyung (BY)

8.Dirut PT SBS, Robert Indarto (RI)

9.Pemilik manfaat atau benefit official ownership CV VIP, Tamron alias Aon (TN)

10.Manager operational CV VIP, Achmad Albani (AA)

11.Dirut PT Refined Bangka Tin (RBT), Suparta (SP)

12.Direktur Pengembangan PT RBT, Reza Andriansyah (RA)

13.General Manager PT Tinindo Inter Nusa (TIN), Rosalina (RL)

14.Manager PT Quantum Skyline Exchange (QSE), Helena Lim (HLN)

15.Pihak Swasta, Toni Tamsil

16. Harvey Moeis (HM) sebagai perpanjangan tangan dari PT RBT. (AT)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru