Rabu, Februari 21, 2024
BerandaBerita UtamaFilosofi Lampu dan Caleg DPR RI, Eno Syafrudien

Filosofi Lampu dan Caleg DPR RI, Eno Syafrudien

progresifjaya.id, TANGERANG – Sebagian orang menganggap lampu hanya sebagai cahaya buatan yang dapat menerangi di saat gelap di rumah, gedung dan dimanapun. Namun jauh dari semua itu, sebenarnya lampu memiliki filosofi spiritual, yakni sebagai indikasi untuk selalu mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta, Tuhan Yang Maha Esa, pemilik kebaikan.

Di saat seseorang terjerumus ke dalam lubang kegelapan (masalah) maka ia harus mencari petunjuk kepada-Nya Sang Pemberi Cahaya. Itu bila ditinjau dari aspek religi.

Berkaitan dengan hal tersebut, Dr. Eno Safrudien yang berprofesi sebagai pendidik dan juga Caleg DPR-RI dari PPP ini, memberikan lampu kepada masyarakat di wilayah daerah pemilihannya (Dapil) 3 Banten (Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang).

Ini merupakan salah satu programnya, menyebar dan memberikan Lampu Light Emitting Diode (LED) untuk penerangan rumah atau lingkungan tempat tinggal warga.

Menurut Eno yang juga mantu Wapres Maruf Amin, pemberian lampu itu adalah simbol kehadirannya bila terpilih dan kelak duduk sebagai anggota DPR RI di Senayan. Dirinya akan memberikan penerangan kepada masyarakat Banten, khususnya di wilayah Dapilnya.

Dia berjanji akan bijak dalam bersikap, luas cara berfikir dan setiap ada masalah duduk bersama dalam mencari solusi terbaik.

“Sehingga bila itu yg dilakukan, maka akan memberikan pencerahan dan terang cara berfikir, ” tutur Eno sebagaimana talklinenya bahwa semua harus didasari dengan cinta.

Lampu memang secara sederhana bisa dilihat hanya sebagai penerangan saja. Namun dibalik semuai itu merupakan  jalan terang bagi masyarakat, khususnya di Banten di tengah hiruk pikuk yang kadang bisa terbelahnya masyarakat pada proses Pilpres, Pileg dan Pilkada.

“Semoga dengan lampu masyarakat bisa terjaga cara berfikirnya, yang akan bermuara pada NKRI tetap utuh,” ujar Caleg PPP nomor urut 5 itu.

Eno Syafrudien adalah Rektor Sekolah Tinggi Agama Islam Shalahuddin Al-Ayyubi (STAISA). Dia menyandang gelar Doktor dalam sidang promosi di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan pada akhir tahun lalu.

Eno memang dikenal sebagai sosok yang dekat dengan dunia pendidikan. Usai menamatkan studi di Pondok Modern Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, dia mengabdi menjadi guru di SMP Demangsari, Kebumen (1981-1982) dan di Pesantren Gading, Kroya, Jawa Tengah (1982).

Selanjutnya, dia pun melanjutkan pendidikan tingginya di UIN Jakarta (saat itu masih Institut Agama Islam Negeri – IAIN). Eno memilih program studi Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah.

Eno yang pernah menjadi Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 2004-2009, kini menjadi Caleg DPR RI dari PPP untuk memberikan penerangan dan pen cerahan kepada masyarakat mengenai pentingnya hidup sebagai bangsa yang cerdas dengan pendidikan yang mumpuni. (Isa)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru