Sunday, July 21, 2024
BerandaMegapolitanForum Renja Dinsos Kota Depok Tahun 2025: Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Daya...

Forum Renja Dinsos Kota Depok Tahun 2025: Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Daya Saing Daerah

progresifjaya.id, DEPOK – Forum Rencana Kerja (Renja) Dinas Sosial (Dinsos) digelar di Aula Bank Jawa Barat (BJB), Rabu (21/4).

Menurut Kepala Dinsos Kota Depok, Devi, poin program dan kegiatan sesuai dengan tema, “Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan daya saing daerah menuju kota Depok yang maju, berbudaya dan sejahtera”.

Evi menyampaikan, tugas pokok, prioritas rencana dan poin kesepakatan Renja Dinsos Provivinsi Jawa Barat juga prioritas rencana kerja, isu strategis 2025, usulan sarana pendukung dalam pelayanan sosial serta adanya kenaikan pagu anggaran di tahun 2025.

Adapun presentasi yang disampaikan dalam paparan yaitu,

Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Sosial

Fungsi:

Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian Penyusunan Rencana Strategis;

Perumusan Kebijakan Teknis Bidang Sosial;

  • Pelaksanaan Teknis Kebijakan Bidang Sosial;
  • Pelaksanaan Evaluasi serta Pengawasan Pelayanan Sosial;
  • Pembinaan, Pengawasan dan Administrasi Dinas;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Walikota sesuai dengan Bidang Tugasnya;

Tugas Pokok :

Membantu Walikota dalam melaksanakan urusan pemerintahan dan tugas pembantuan di bidang sosial.

Prioritas Rencana Kerja Dinsos

Disesuaikan dengan tema pembangunan tahun 2025.

-Meningkatkan taraf kesejahteraan sosial penduduk miskin/rentan

-Meningkatkan layanan yang berkualitas oleh pelaku penyelenggara kesejahteraan sosial

-Pelayanan kebutuhan dasar PPKS (Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial): Penerapan SPM (Standar Pelayanan Minimal), mewujudkan tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi.

Poin-poin Kesepakatan dari Forum Renja Dinsos Provinsi Jawa Barat

  1. Meningkatkan updating DTKS masing-masing wilayah
  2. Mengoptimalisasi Puskesos dalam upaya penanganan masalah keseejahteraan sosial melalui peningkatan kapasitas SDM dan sarpras
  3. Mengoptimalkan peran tanggung jawab sosial dan lingkungan badan usaha untuk mendukung pemberdayaan sosial (CSR dan filantropi)
  4. Memprioritaskan penanganan kemiskinan ekstrim
  5. Pembangunan dan optimalisasi rumah singgah
  6. Meningkatkan koordinasi, konsultasi dan pendampingan ke Bappeda dalam fasilitasi bankeu pada aplikasi SIPD
  7. Memfasilitasi PPKS terlantar lintas propinsi.
  8. Koordinasi dengan TAPD dalam peningkatan insentif relawan kesejahteraan sosial yang melakukan updating data DTKS
  9. Meningkatkan jumlah layanan di panti provinsi dan panti swasta untuk pelayanan PPKS khususnya kategori SPM.

Isu Strategis Dinas Sosial Tahun 2025

  1. Kualitas pelayanan pemberdayaan perlindungan dan jaminansosial

sebagai penanganan kemiskinan (data, Bansos, Penerapan SPM)

  1. Penerapan Standar Pelayanan Minimal :
  • Disabilitas terlantar,
  • Anak terlantar,
  • Lansia terlantar,
  • Gelandangan dan pengemis terlantar.
  • Korban Bencana.
  1. Pemberdayaan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) melalui PSKS
  2. Kualitas manajemen pemerintahan yang akuntabel.

Usulan Kebutuhan Sarana Pendukung Dalam Pelayanan Sosial

-Mobil layanan sosial.

-Fasilitasi pelayanan sosial lansia.

-Sarpras RPS.

-Mobil Rescue Tagana.

-Puskesos 41 kelurahan.

-Kendaraan operasional SLRT dan LK3

“Pada rekap usulan ada, enam (6) program dan (14) kegiatan serta (44) sub kegiatan. Ada kenaikan pagu dari sebelumnya Rp 29.336.006.144, di tahun 2024, menjadi Rp.33,706,362,098, untuk tahun 2025,” tandasnya. (Agus Tanjung)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru