Sunday, July 21, 2024
BerandaBerita UtamaHari Lahir Rasulullah SAW

Hari Lahir Rasulullah SAW

ULAMA Falak dan sejarawan Islam berbeda pendapat tentang tanggal lahir Nabi Muhammad SAW. Ada yang mengatakan tanggal 8, 9, 10, 12, bahkan 18. Yang masyhur tanggal 12 Rabiul Awwal. Kelahirannya ke muka bumi merupakan nikmat yang besar bagi semesta.

Jurnalis progresifjaya.id, Dede Achmad Jaelani.S.Pd.I., mengemukakan, bahwa dilahirkannya Nabi Muhammad SAW saat terbit fajar pada tanggal 12 Rabiul Awwal, bukanlah sekedar lahir. Namun, ada isyarat penting di balik semua itu.

Lahir saat terbit fajar mengisyaratkan bahwa beliau membawa cahaya di tengah umat manusia yang diliputi kegelapan. Tanggal 12 merupakan simbol bahwa beliau membawa 12 misi, yaitu 6 rukun iman, 5 rukun Islam, dan 1 rukun Ikhsan.

Muhammad Rasulullah SAW dilahirkan dari rahim seorang wanita yang bernama Aminah. Dibidani oleh Syifa’, dan dibantu Tsuwaibatul Aslamiyah, serta disusui oleh Halimatus Sa’diyah.

4 perempuan ini bukan sembarang perempuan. Aminah berarti aman dan tentram. Syifa’ berarti kesehatan dan kesembuhan. Tsuwaibah berarti pahala, dan Sa’diyah berarti keberuntungan dan kebahagiaan.

Maka, masyarakat yang memperingati maulid, akan mendapatkan 4 hal tersebut di atas:

1) Keamanan dan ketentraman;

2) Kesehatan lahir batin;

3) Pahala dari Allah SWT;

4) Keberuntungan dan kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Lanjut Dede Achmad Jaelani. S.Pd.I., menuturkan, siapa yang hendak anaknya seperti Nabi Muhammad SAW, maka ayahnya harus Abdullah, ibunya Aminah.

“Bukan nama Abdullah dan Aminah yang menjadi syarat. Tapi ayahnya harus rajin beribadah, dan ibunya seorang wanita yang amanah”.

Penulis: Dede Achmad Jaelani, Wartawan Progresif Jaya

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru