Friday, July 19, 2024
BerandaHukum & KriminalHari Terakhir Lomba Dalmas Patko Ditsamapta Polda Metro, Polres Metro Jaktim Jadi...

Hari Terakhir Lomba Dalmas Patko Ditsamapta Polda Metro, Polres Metro Jaktim Jadi yang Terbaik

progresifjaya.id, JAKARTA – Lomba Dalmas dan Patko Ditsamapta Polda Metro pada Jumat, (21/4) memasuki hari ketiga atau hari terakhir lomba. Tampil sebagai peserta di hari terakhir ini sebanyak 4 kontestan yakni Polres Metro Bekasi Kota, Polres Metro Jakarta Barat, Polres Metro Jakarta Timur dan Polresta Bandara Soetta.

Lomba yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB dibuka dengan atraksi peragaan Dalmas dan Patko dari Polres Metro Bekasi Kota. Namun belum lagi sempat beraksi, Tim Dalmas Polres Metro Bekasi Kota sudah duluan kena semprot juri akibat panjang rambut personelnya yang bukan standar personel Dalmas. Pengurangan poin langsung dilakukan sebelum tim ini tampil beraksi.

Saat peragaan gerakan Dalmas ditampilkan, secara performa tim ini terlihat lumayan bagus. Cuma memang ada beberapa list penilaian terlewati alias kosong karena gerakan yang mau dinilai terlewati. Entah karena memang lupa atau karena efek grogi.

Untuk kekompakan gerakan mengikuti aba-aba instruktur juga lumayanlah. Cuma terasa hampa karena tak terlihat ada gregetnya. Efek determinasi sebagai sebuah tim Dalmas yang biasa berhadapan dengan massa juga kurang. Secara feel benar-benar hampa seperti judul lagunya Ari Lasso. Sedikit tersuguh lebih baik penampilan dari Tim Patko yang berusaha tampil smart saat simulasi dialogis.

Usai penampilan Tim Polres Metro Bekasi Kota, giliran Tim Polres Metro Jakarta Barat yang maju. Sama seperti Bekasi Kota, tim ini juga kena penalti pengurangan point gegara mayoritas personelnya berambut panjang.

Secara penampilan, aksi peragaan yang ditampilkan tim ini cukup bagus. Kekompakan gerakan juga terjaga baik saat memulai aksi. Tapi, ini yang sangat disayangkan, kesan bagus dan kompak tersebut tak bisa mereka pertahankan hingga akhir. Saat penampilan gerakan Dalmas lanjut, sejumlah gerakan malah tak muncul hingga bikin list penilaian kosong. Formasi perlindungan yang diperagakan juga tampak kurang padat, rapat dan kokoh.

Penampilan agak minus ini kemudian coba ditutup oleh Tim Patko lewat aksi  dialogis simulasi yang lumayan keren. Tapi entahlah, apakah minus itu benar-benar bisa tertutupi atau tidak. Cuma juri yang bisa menjawabnya.

Berikutnya lagi adalah Polres Metro Jakarta Timur yang turun sebagai penampil ketiga. Sama seperti 2 kontestan sebelumnya, tim ini pun kena penalti pengurangan poin akibat panjang rambut. Tapi bagusnya, penalti yang didapat itu tak menghalangi performa tim untuk tampil bagus.

Dari peragaan Dalmas awal hingga Dalmas lanjut, aksi Tim Polres Metro Jakarta Timur kelihatan terjaga konsistensinya. Kekompakan gerakan mengikuti aba-aba instruktur bisa full power ditunjukkan tanpa ada satu pun yang terlewati. Demikian juga dengan peragaan formasi berlindung yang terlihat padat, rapat dah kokoh penuh determinasi.

List penilaian juri nampaknya terisi penuh buat tim ini. Menjadi lebih terasa sempurna lagi karena aksi dialogis simulasi dari Tim Patko juga terlihat keren.  Asli, benar-benar keren dan obyektif menilainya.

Tim Dalmas Polresta Bandara Soetta menjadi penampil penutup lomba ini. Tak beda dengan 3 kontestan sebelumnya, tim ini pun kena hadiah penalti pengurangan poin gegara rambut panjang sebelum tampil.

Saat memulai atraksinya, Tim Dalmas Polresta Bandara Soetta sepertinya terlihat menjanjikan. Kekompakan gerakan mengikuti aba-aba instruktur dari mulai Dalmas awal hingga Dalmas lanjut kelihatan terjaga. Cuma sayang, terlepas dari itu beberapa gerakan masih ada yang terlewati hingga membuat list penilaian kosong.

Lebih lanjut lagi, secara over all penampilan Dalmas Polresta Bandara Soetta juga kelihatan kurang greget dan minim determinasi sebagai sebuah tim Dalmas.  Gerakan yang kompak terjaga di fase Dalmas awal pelan-pelan terlihat hilang di fase Dalmas lanjut.

Peragaan formasi perlindungan juga terlihat kurang kokoh dan rapih. Masih lebih baik menyaksikan aksi simulasi dialogis dari Tim Patko-nya yang cukup lumayan.

Secara jujur dan obyektif, jika melihat dan menilai penampilan aksi 4 kontestan di hari terakhir lomba sekarang, Tim Dalmas dan Patko Polres Metro Jakarta Timur rasanya akan dipilih juri dan penonton sebagai pemenang. Peragaan aksi yang mereka tampilkan nyaris sempurna tak ada cacat. Kalau pun dibilang ada cacat, hal itu karena penalti pengurangan poin yang didapat akibat rambut panjang personel. Di luar itu very excellent.

Kini tinggal kita nantikan tim dari satuan wilayah atau Satwil Polres mana yang bakal menyandang predikat champions Dalmas, Patko, juga Patroli Perintis di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Menilik dari hasil 3 hari perlombaan yang diikuti 13 Polres, tentu sudah bisa dikira-kira siapa yang berpeluang besar jadi numero uno. Polres Metro Depok, Polres Metro Jakarta Selatan mewakili yang terbaik di hari pertama, atau Polres Metro Jakarta Pusat, Polres Metro Bekasi sebagai wakil terbaik di hari kedua, ataukah Polres Metro Jakarta Timur yang jadi juara di hari ketiga lomba. We will see together, oke! (Bembo)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru