Tuesday, July 23, 2024
BerandaHukum & KriminalHUT ke-78 Bhayangkara, Kapolri Minta Maaf Banyak Kekurangan dan Berkomitmen Buka Ruang...

HUT ke-78 Bhayangkara, Kapolri Minta Maaf Banyak Kekurangan dan Berkomitmen Buka Ruang Kritik

progresifjaya.id, JAKARTA – Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf bilamana Polri masih punya banyak kekurangan dalam pelaksanaan tugasnya.  Dia juga mengungkapkan komitmennya untuk terus membuka ruang kritik demi perbaikan organisasi.

Ungkapan ini disampaikan Kapolri Listyo Sigit dalam sambutan di upacara peringatan HUT ke-78 Bhayangkara di Monas, Jakarta Pusat, Senin, (1/7) sore.

“Kami mengucapkan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan tugas masih banyak terdapat kekurangan. Kami terus berkomitmen untuk membuka ruang kritik saran serta aspirasi dalam rangka evaluasi dan perbaikan organisasi sehingga dapat terus melakukan setapak perubahan demi mewujudkan Polri yang dicintai sesuai harapan masyarakat,” papar Kapolri Listyo Sigit.

Lebih lanjut dia juga menekankan pesan yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada seluruh anggota Polri. Dia mengungkapkan bahwa seluruh anggota Polri siap mengabdi tanpa henti untuk Indonesia.

“Sebagaimana pesan Bapak Presiden Republik Indonesia, kami berkomitmen untuk menjadi Bhayangkara sejati yang mengabdi tanpa henti kepada masyarakat bangsa dan negara untuk kemajuan Indonesia,” katanya.

Pada kesempatan ini Kapolri Listyo Sigit juga menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Presiden, Wakil Presiden dan seluruh pihak yang telah membantu Polri dalam menjalankan tugas. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh anggota Bhayangkara di seluruh medan tugas.

“Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan Bapak Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, anggota DPR RI dan DPD RI, kementerian/lembaga, TNI, pemerintah daerah, mitra kerja, tokoh-tokoh ormas, OKP, buruh, NGO, aktivis, mahasiswa serta seluruh elemen masyarakat. Tidak lupa kami juga sampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Polri beserta keluarga di mana pun bertugas,” katanya lagi.

Rangkaian Kegiatan

Pada sambutannya ini, Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga menjelaskan  berbagai kegiatan yang dilakukan dalam menyambut HUT ke-78 Bhayangkara tahun 2024. Beberapa di antaranya seperti lomba stand up comedy sebagai wujud keterbukaan Polri yang tidak antikritik, serta Hoegeng Awards untuk menjaring polisi teladan yang menanamkan nilai-nilai dari Jenderal Hoegeng Iman Santoso berdasarkan usulan masyarakat.

“Rangkaian dari Hari Bhayangkara tahun ini juga jadi bagian dari pengabdian masyarakat dan cooling system untuk meningkatkan kepedulian, kebersamaan dan sinergitas. Di antaranya penyaluran paket bansos, kegiatan bedah rumah, kegiatan pembangunan fasilitas air bersih, hingga bakti religi pada rumah-rumah ibadah,” jelas Kapolri Listyo Sigit.

Polri, lanjutnya, juga melakukan kegiatan di bidang kesehatan, seperti bakti kesehatan hingga penanganan stunting.

“Guna meningkatkan kesehatan masyarakat dan pemberantasan stunting, diselenggarakan bakti kesehatan berupa pengobatan gratis, termasuk kepada kelompok disabilitas, penanganan stunting, donor darah, dan pelatihan bantuan hidup dasar,” ujarnya.

Pada HUT ke-78 Bhayangkara ini, Kapolri Listyo Sigit meneruskan, Polri juga menggelar lomba olahraga tiga pilar, lomba Kepolisian Khusus (Polsus), satpam, hingga badan usaha jasa pengamanan (BUJP) teladan.

“Selain itu juga ada perlombaan olahraga berupa basket, voli, badminton, sepeda, judo, karate, dan menembak untuk melatih ketangkasan serta kerja sama,” dia berujar.

Tak cuma itu. Lomba debat hukum juga digelar oleh Polri dan diikuti oleh mahasiswa.

“Mahasiswa sebagai agent of change yang akan mewarnai Indonesia ke depan dari 238 kampus untuk mengasah potensi dan bertukar gagasan di bidang hukum,” kata Kapolri Listyo Sigit lagi.

“Di bidang seni dan kreativitas juga ada lomba kreatif setapak perubahan yang diikuti seniman dan budayawan guna menyalurkan karya bertemakan kesatuan dan kesatuan serta semangat perubahan demi terwujudnya Indonesia emas 2045,” sambungnya.

Ditambahkannya juga, dalam HUT Bhayangkara ini Polri juga meningkatkan semangat pengabdian dan nilai-nilai perjuangan Polri melalui pembinaan tradisi, pemuliaan nilai-nilai Tribrata, ziarah, hingga tabur bunga.

Dan puncak dari semua itu digelar pada Senin, (1/7), dengan kehadiran lebih dari 200 ribu tamu undangan dan masyarakat di Monas untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Polri sekaligus menikmati bazar UMKM, pesta rakyat. Semua ini dilakukan sebagai wujud kedekatan Polri dengan masyarakat. (Bembo)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru