Friday, July 19, 2024
BerandaHukum & KriminalJatanras Polda Metro Cuma Butuh 4 Hari Ringkus Penjahat Begal Satrio

Jatanras Polda Metro Cuma Butuh 4 Hari Ringkus Penjahat Begal Satrio

progresifjaya.id, JAKARTA – Tim Opsnal Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya cuma butuh 4 hari untuk meringkus para pelaku begal Satrio Mukti Raharjo (18), calon siswa (casis) bintara Polri di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, setelah kejadian.

Kejadian pembegalan Satrio terjadi pada Sabtu, (11/5 sekitar pukul 04.00 WIB, di Jalan Arjuna Utara, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

“Dalam waktu 4 hari kasus dapat diungkap. Pada hari Rabu, tanggal 15 Mei 2024, Tim Opsnal dipimpin  Kanit 5 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Yandri Mono berhasil mengamankan 2 orang pelaku yang bernama PN alias Ebol dan tersangka AY alias Madun di daerah Papanggo, Jakarta Utara,” terang Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Rovan Richard Mahenu kepada wartawan, Rabu, (22/5).

Kemudian dilakukan pengembangan untuk mengejar pelaku lainnya. Akhirnya pelaku berinisial MS alias Conde diringkus di Cengkareng, Jakarta Barat.

“Hasil interogasi singkat bahwa mereka beraksi 3 orang. Kemudian tim melakukan pengembangan lagi dan berhasil meringkus  pelaku yang bernama MS alias Conde sekaligus mengamankan  barang bukti berupa golok yang digunakan untuk membacok korban,” ujar AKBP Rovan lagi.

Tak cukup sampai di situ. Penyidik kemudian mendapat keterangan lagi bahwa motor merk Yamaha Aerox milik Satrio ternyata dijual seharga Rp3,3 juta oleh pelaku C kepada penadah berinisial W. Keduanya pun turut diringkus.

“Ketiga pelaku mengaku mereka menyerahkan sepeda motor Yamaha Aerox (hasil curian) kepada rekannya yang bernama tersangka C alias Buluk untuk dijual. Pengakuan tersangka C alias Buluk bahwa motor Yamaha Aerox hasil curian dijual kepada tersangka W alias Kerdil seharga Rp3,3 juta,” AKBP Rovan menjelaskan.

Keempat tersangka yakni
AY alias Madun, MS alias Conde, C alias Buluk dan W alias Kerdil kini sudah dikerangkeng dan dijerat dengan Pasal 365 KUHP ayat 1 dan ayat 2.

Mereka terancam dipenjara selama 12 tahun. Sementara tersangka PN alias Ebol tak sampai ke proses ini karena keburu dibedil mati oleh Tim Jatanras. (Bembo)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru