Sunday, July 14, 2024
BerandaHukum & KriminalKalapas Cipinang: Kabar Kekerasan Terhadap Adam Deni Berita Hoaks

Kalapas Cipinang: Kabar Kekerasan Terhadap Adam Deni Berita Hoaks

progresifjaya.id, JAKARTA – Kabar kekerasan yang menimpa pegiat media sosial, Adam Deni di dalam Lapas Cipinang dibantah Kalapas Kelas I Cipinang, Enget Pulungan Prayer Manik. Dia juga mengklarifikasi tak ada kekerasan oleh penjaga Lapas terhadap Adam Deni. Kondisi Adam Deni pun baik-baik saja

“Tolong dicatat, Saudara Adam Deni dalam keadaan sehat. Ini langsung berhadapan dengan saya,” ujar Prayer Manik kepada wartawan, Minggu, (24/3) pekan lalu.

Dikatakan, kabar yang beredar tentang kekerasan terhadap Adam Deni itu adalah berita hoaks. Termasuk kabar Adam disebut mendapat perlakuan dugaan penganiayaan yang tulang rusuk bagian kirinya retak.

“Semua kabar hoaks. Saya ngobrol dengan Adam Deni. Saya juga seharian di kantor,” ujarnya.

Seperti diketahui, Wakil Ketua Komisi III DPR  Ahmad Sahroni sebelumnya melaporkan pegiat media sosial Adam Deni Gearaka dengan pasal pencemaran nama baik. Laporan itu dibuat Sahroni karena keberatan dengan pernyataan-pernyataan Adam yang dinilai hanya tuduhan tanpa bukti.

Dia mengatakan, Adam Deni harus mengikuti seluruh proses hukum sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perbuatannya.

“Dia harus ikutin proses hukumnya atas apa yang dia lakukan,” kata Ahmad Sahroni melalui pesan WhatsApp, Jumat, (23/3) pekan lalu

Dirinya tak terima atas ucapan Adam Deni yang menyebut dirinya mengeluarkan uang Rp30 miliar untuk mengkriminalisasi dan mengerahkan aparat hukum memenjarakannya sebagai upaya pembungkaman.

“Mau bungkam apanya emang? Langkah hukum diambil biar mulutnya jangan seenak jidatnya,” tukas Sahroni.

Dirinya mengaku belum lama mengenal Adam Deni. Dia baru bertemu dengan pegiat media sosial itu saat di Bali.

Sebelumnya, Adam Deni juga mengatakan belum genap satu tahun mengenal Ahmad Sahroni. Namun, dia bercerita pernah berkunjung ke Bali bersama sebelum dipenjara karena kasus pelanggaran informasi dan transaksi elektronik (ITE) yang dilaporkan oleh politikus Partai NasDem itu.

Adam Deni dijadwalkan bebas pada Maret. Tapi dia harus kembali menjalani proses hukum karena dilaporkan lagi oleh Sahroni dengan tuduhan pencemaran nama baik dan sudah berstatus terdakwa. (Bembo)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru