Monday, June 24, 2024
BerandaMegapolitanKasus Covid 19 Terus Naik, Wali Kota Jakbar Harapkan Peran Aktif Masyarakat

Kasus Covid 19 Terus Naik, Wali Kota Jakbar Harapkan Peran Aktif Masyarakat

progresifjaya.id, JAKARTA – Perkembangan kasus positif COVID-19 diberbagai wilayah Jakarta akhir-akhir ini terus mengalami  kenaikan.

“Bahkan kemarin angka 72 per hari, itu merupakan rekor di Jakarta Barat. Ini sangat mengkhawatirkan sekali. Oleh karena itu hari ini kita kumpulkan semua unit yang terkait, untuk membicarakan langkah-langkah supaya masyarakat kita terlindungi”.

Hal ini diungkapkan, Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi,  disela-sela kesibukannya usai memimpin rapat, yang dihadiri Dandim 0503/JB, Kolonel Dadang Ismail, jajaran Polres Metro Jakbar, Wakil Wali Kota, para Asisten, Kabag, Kasudin, Camat, Lurahda sejumlah Tokoh Masyarakat lainnya, di ruang pola, Kamis (23/7/2020). 

Dikatakan Wali Kota, lntinya kita akan lebih masif lagi mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan sesuai Pergub no 51 tahun 2020 tentang PSBB tarnasisi. Yang pada intinya adalah tetap berada di rumah kalau tidak sangat perlu, kalaupun keluar tetap 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Rustam berharap, seluruh masyarakat patuh protokol kesehatan, sehingga angka kenaikan COVID di Jakarta Barat akan turun kembali.

“Itu kita harapkan, memang pasti ini sangat melelahkan, menjenuhkan. Tapi untuk kesehatan dan melindungi masyarakat harus kita lakukan bersama-sama, secara masif, artinya didukung oleh seluruh lapisan masyarakat, petugas serta partisipasi aktif dari para tokoh masyarakat,” tuturnya penuh harap.

Terkait kader COVID-19 mandiri, ia menjelaskan kader-kader tersebut berada di tiap RW atau rumah tangga yang mengingatkan sesamanya.

“Bila ada yang tidak pakai masker agar ditegur, diingatkan. Jadi, orang-orang itu harus dibangkitkan kepeduliannya sesama kita di masing-masing wilayah,” jelasnya.

Rustam menambahkan, bagi yang melanggar akan ditindak tegas. “Sanksi harus tegas, bagi masyarakat yang keluar rumah tidak pakai masker sesuai aturan dikenakan sanksi, baik denda maupun sosial. Makanya jangan kena sanksi itu, oleh karenanya patuhilah 3M. Sanksi itu untuk pendisiplinan dan melindungi masyarakat,” pungkasnya.

Sumber :  Sudin Kominfotik.
Editor : Asep Sopyan Af

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru