Minggu, November 28, 2021
BerandaBerita UtamaKH Muhammad Zuhdi: Hari Santri Nasional Memiliki Arti dan Makna Penting bagi...

KH Muhammad Zuhdi: Hari Santri Nasional Memiliki Arti dan Makna Penting bagi Kalangan Santri

progresifjaya.id, KAB TANGERANG – Hari Santri Nasional yang diperingati pada 22 Oktober 2021 dengan mengusung tema “Santri Siaga Jiwa Raga”, memiliki arti dan makna penting bagi kalangan santri sendiri dan segenap elemen bangsa.

Hal itu diungkapkan oleh pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah syafi’iyah Zuriyah Dahlaniyah, KH Muhammad Zuhdi S,Ag., saat disambangi progresifjaya.id di Jalan KH Moh Dahlan, Desa Tanjakan RT 007/003 Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Kamis (21/10/21).

Menurutnya, santri harus menjadi penerus generasi para ulama dan memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Selain diharapkan menjadi penerus para alim ulama untuk masa yang akan datang, keberadaan santri di Kabupaten Tangerang, khususnya di wilayah Kecamatan Rajeg, diharapkan juga menjadi penguat dan benteng agama Islam sebagai penyelamat akhlak,” ujar KH Zuhdi kepada progresifjaya.id.

Masih dikatakannya, santri punya peran besar dalam menjaga NKRI, bahkan keberadaan santri pun harus menjadi kebanggaan bersama. Sebab dikatakannya, santri bisa menjadi penyelamat generasi muda saat ini.

pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah syafi’iyah Zuriyah Dahlaniyah, KH Muhammad Zuhdi S,Ag

Di sela duduknya yang santai, ia menuturkan, selain itu, santri juga diajarkan untuk menjadi pribadi yang mandiri serta mengembangkan semangat kebersamaan, seperti sikap kesetiakawanan, suka tolong menolong, dan peduli terhadap sesama.

“Dari sisi pembinaan karakter individual, santri juga diajarkan sikap hemat dan hidup sederhana yang jauh dari sifat konsumtif. Sehingga santri akan memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang potensial untuk meneruskan dakwah Islam yang bisa dikembangkan ketika sudah kembali ke masyarakat yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Baik dakwah yang menyampaikan ajaran agama Islam, maupun dakwah tentang kehidupan dalam kebersamaan,” katanya.

“Untuk itu, mari kita dorong dan dukung anak-anak kita serta lingkungan sekitar untuk belajar di pesantren agar nantinya bisa jadi generasi penerus perkembangan dakwah islam serta generasi yang rela berjuang untuk bangsa dan agama seperti para pendahulunya,” ucapnya.

KH Zuhdi juga berharap, di Hari Santri Nasional ini agar menjadi momentum untuk berbenah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan menjadi momentum untuk refleksi yang kemudian diaplikasikan menjadi dasar untuk berbenah dan terus meningkatkan kualitas santri demi kemajuan bangsa dan agama.

Penulis: Andry Goeha

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru