Friday, July 19, 2024
BerandaHukum & KriminalKorlantas Polri Resmi Terbitkan SIM C1 di Seluruh Indonesia

Korlantas Polri Resmi Terbitkan SIM C1 di Seluruh Indonesia

progresifjaya.id, JAKARTA – Korlantas Polri hari ini, Senin, (27/5) siang, resmi menerbitkan  Surat Izin Mengemudi (SIM) golongan C1 di seluruh Indonesia. SIM C1 berlaku untuk sepeda motor dengan kapasitas mesin 250 hingga 500 cubical centimeter (cc)

Peresmian ini dipimpin langsung oleh Kakorlantas Polri, Irjen Pol Aan Suhanan di Satpas SIM Polda Metro Jaya, Jalan Daan Mogot km 11, Jakarta Barat. Turut juga hadir mendampingi Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusri Yunus, Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Suyudi Ario Seto, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman, Kasubdit Regident Polda Metro Jaya, AKBP Arief Kurniawan serta Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo.

“Hari ini kita bersama-sama menyaksikan launching SIM C1. Ini adalah amanat dari Perpol,” kata Irjen Pol Aan mengawali sambutannya saat launching.

Dijelaskannya, SIM C1 diterbitkan berdasarkan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi

Perbedaan kompetensi untuk penerbitan SIM ini juga sudah diatur berdasarkan kajian dari Korlantas Polri. Irjen Pol Aan berharap, berlakunya klasifikasi antar-kapasitas mesin motor ini bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas.

“Mudah-mudahan juga  ikut berkontribusi dalam rangka menciptakan pengemudi yang berkeselamatan. Juga dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan nantinya,” ujar jenderal polisi bintang 2 jebolan Batalyon Adhi Pradana Akpol 1988B ini berharap.

Dijelaskannya juga, pengendara yang ingin memiliki SIM C1 harus bisa memenuhi sejumlah persyaratan. Mulai dari mengikuti tes hingga memiliki SIM C yang sudah berlaku selama 1 tahun.

Pengendara yang akan uji SIM C1 juga akan melakukan tes attitude. Tes ini dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya konvoi kendaraan besar.

“Kita sudah ada kompetensi. Kompetensi itu kan ada skill-nya. Ada pengetahuannya, ada ujian teori, ada pojok baca dan lainnya sebagai bentuk pemenuhan kompetensi. Juga nanti akan diuji oleh Satpas bagaimana keterampilan mengemudi kendaraan berkapasitas mesin 250 hingga 500 cc,” papar Irjen Pol Aan.

“Jadi sudah jelas perbedaannya antara kompetensi SIM C, SIM C1. Nanti juga ada SIM C2. Kalau sama-sama berarti bukan peningkatan kompetensi namanya,” tambahnya.

Selanjutnya Irjen Pol Aan juga mengatakan, jika tak ada aral melintang tahun depan Korlantas Polri juga sudah berencana memberlakukan SIM C2. SIM ini berlaku dengan sepeda motor dengan  kapasitas mesin 500 cc ke atas.

“Setahun yang akan datang kita akan launching C2, ini 500 CC ke atas. Syaratnya salah satunya sama harus punya  SIM C satu tahun,” ujarnya lagi menandaskan. (Bembo)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru