Tuesday, April 23, 2024
BerandaBerita UtamaKota Tua Zona Emisi Rendah Dirancang Menjadi Kota Masa Depan

Kota Tua Zona Emisi Rendah Dirancang Menjadi Kota Masa Depan

progresifjaya.id, JAKARTA – Kawasan Kota Tua akan dirancang sebagai bagian dari kota masa depan. “Kawasan Kota Tua kita namai Kawasan Batavia. Namanya mencerminkan masa lalu tapi konsepnya mencerminkan masa depan,”.

Hal ini tuturkan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat membuka kembali Kawasan Kota Tua, di Plaza Beos, Jakarta, Minggu (11/9/2022).

Lebih lanjut Anies menuturkan, pihaknya mengkonversi kawasan Kota Tua yang sebelumnya diperuntukkan bagi kendaraan motor atau mobil menjadi untuk pejalan kaki dan pesepeda.

Menuturnya, kita ingin membangun sekitar kawasan Kota Tua sebagai satu kesatuan dengan mengutamakan fasilitas bagi pejalan kaki, dan jalan menuju Kota Tua tidak ada starta. “ Sejak Februari 2021, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerapkan kebijakan Low Emission Zone (Zona Emisi Rendah) di sekitar kawasan Kota Tua sebagai upaya menciptakan Kota Masa Depan,” tutur, Anis.

Anies mengharapkan masyarakat bisa datang ke Kawasan Kota Tua tanpa menggunakan kendaraan pribadi, tetapi memanfaatkan kendaraan umum baik itu Kereta Api yang berhenti di Stasiun Jakarta Kota maupun di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta, dan masyarakat dapat merasakan suasana masa depan dengan udara bersih, seiring pejalan kaki dan pesepeda difasilitasi. “Jadi lengkap sebagai kawasan perkotaan. Luasnya sekitar 600 hektar dan ini dikerjakan sama-sama, tanpa kolaborasi ini tidak mungkin terjadi,” tuturnya.

Disisi lain Anies mernuturkan, revitalisasi kawasan Kota Tua merupakan hasil Kolaborasi Pemilik Aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta BUMN yang memiliki aset di sekitar Kawasan Kota Tua termasuk TNI yang memiliki banyak fasilitas peninggalan Belanda yang kini digunakan institusi Angkatan Bersenjata.

Dari ketiga unsur tersebut memiliki karya peran penting dlam bekerja sama membangun Kawasan Kota Tua dengan konsep modern yang diharapkan bisa menggerakkan roda perekonomian sekaligus menjadi model dalam tata kelola kawasan bersejarah.

Salah seorang Turis Asing bersama Nurdin salah seorang anggota Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta yang sekarang bertugas di Satpel Pol PP Kecamatan, Palmerah, Jakarta Pusat. Saat bertugas di sekitar Kawasan Kota Tua. (Ist)

“Tadi baru saja (ada laporan) bahwa Kampung Susun Kunir diresmikan. Kampung Susun Kunir ini menjadi kampung di dalam Kota Tua yang juga dikelola secara modern, dan ini babak baru untuk kita semua,” tutur, Anies.

Sementara itu, Nurdin salah seorang anggota Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Provnsi DKI Jakarta yang sekarang bertugas di Satpol PP Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat menuturkan, Kawasan Kota Tua Jauh lebih baik dan nyaman untuk dikunjungi masyarakat.

“Kami selaku penegak Perda siap menjaga Ketertiban dan Ketentraman masyarakat khususnya pengunjung sebagai turis untuk berwisata baik lokal maupun turis asing dari manca negara. Hampir sebulan penuh saya mendapat mandat menjaga Ketertiban umum di sekitar Kawasan Kota Tua,” imbuh, Nurdin.

Penulis/Editor: Asep Sofyan Afandi

 

 

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru