Monday, June 24, 2024
BerandaBerita UtamaKPU Jaksel Gelar Simulasi Pemungutan, Perhitungan dan Rekapitulasi Suara

KPU Jaksel Gelar Simulasi Pemungutan, Perhitungan dan Rekapitulasi Suara

progresifjaya.id, JAKARTA – KPU Jaksel (Komisi Pemilihan Umum ) Kota Administrasi Jakarta Selatan gelar Simulasi Pemungutan, Perhitungan, dan Rekapitulasi Suara, Pemilu Tahun 2024 yang dihadiri Wakil Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Edi Sumantri, di Halaman Kantor KPU, Jalan Pangerang Antasari No.53, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (29/12/2023).

Dalam kesempatan itu, Wakil Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Edi Sumantri, menuturkan, simulasi dapat memberikan pemahaman dari cara prosedur pemungutan suara, perhitungan suara, serta upaya-upaya lainya untuk meminimalkan kesalahan dan kekeliruan dalam pemilihan saat pesta demokrasi Pemilu 2024.

Istimewa

Di tempat yang sama, KPU Kota Administrasi Jakarta Selatan, Muhammad Taqiyuddin, menuturkan, dalam pelaksanaan Pemilu 2024 akan ada empat jenis surat suara yang akan dihadirkan, di antaranya surat suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia), DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Provinsi DKI Jakarta, dan DPD (Dewan Perwakilan Daerah).

“Di Jakarta Selatan terdapat dua Dapil (Daerah Pemilihan) yakni Dapil 7, dan Dapil 8 menerima empat jenis  surat suara,” tuturnya.

Taqiyuddin menambahkan, Dari dua Dapil terdiri Dapil 7, Dapil 8 terdapat sejumlah 6.715 TPS (Tempat Pemungutan Suara) tersebar di 10 wilayah Kecamatan. “ KPU Jaksel sendiri telah melakukan pendistribusian logistik sejak 25 Desember 2023 lalu, agar setiap kecamatan bisa mempersiapkan segalanya terlebih dahulu jelang pencoblosan,” imbuhnya.

Ketua KPU Jakarta Selatan, Muhammad Taqiyuddin bersama Ketua PPK Kebayoran Lama, Fahrudin Fachmi. (dok/progresifjaya.id)

Ketua PPK Kebayoran Lama Fahrudin Fachmi 

Sementara itu, salah seorang peserta Fahrudin Fachmi yang juga Ketua PPK (Panitya Pemilihan Kecamatan) Kebayoran Lama menyambut baik gelaran Simulasi yang memiliki nilai manfaat penuh arti demi suksesnya pesta Demokrasi Pemilu 2024.

“Simulasi ini memiliki manfaat penuh arti. Di sini kami diberikan pemahaman lebih mendalam terkait prosedur pemungutan suara, penghitungan suara termasuk upaya lainnya yang berkaitan dengan penyelenggaraan pencoblosan. Dimungkinan inipun akan segera di sosialisasikan kepada para petugas KPPS termasuk warga masyarakat agar semua bisa memahaminya,” imbuh, Fahrudin Fachmi kepada progresifjaya.id.

Penulis/Editor: Asep Sofyan Afandi

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru