Friday, July 19, 2024
BerandaHukum & KriminalMaling Uang Nasabah Rp1,3 Miliar, Oknum Pegawai Bank Jago Dicokok Ditreskrimsus Polda...

Maling Uang Nasabah Rp1,3 Miliar, Oknum Pegawai Bank Jago Dicokok Ditreskrimsus Polda Metro

progresifjaya.id, JAKARTA – Aparat Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mencokok oknum pegawai Bank Jago insial IA (33), karena ketahuan maling uang nasabah bank sebesar Rp1.397.280.711. Uang jumlah besar itu dimaling IA dengan cara membobol rekening nasabah yang diblokir dan mentransfer uang tersebut ke akun rekening yang sudah disiapkan.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak dalam pernyataan resminya mengatakan, tindakan jahat IA ini terbongkar setelah Bank Jago melakukan deteksi dugaan fraud.

“Tersangka IA ketahuan sama pihak Bank Jago  melakukan 112 approval pembukaan blokir rekening bank dengan total uang yang dipindahkan lebih dari Rp1,3 miliar. Uang dari hasil pembobolan 112 rekening 112 nasabah yang dibekukan itu dia pindahkan ke rekening yang sudah dia siapkan,” kata Kombes Pol Ade Safri kepada wartawan, Rabu, (10/7) kemarin.

Diungkapkannya juga, aksi IA maling uang nasabah dilakukan dengan cara membuka blokir 112 rekening secara ilegal. Ke 112 rekening tersebut kena blokir atas permintaan  aparat penegak hukum (APH) karena terindikasi menerima aliran dana tindak pidana.

Tersangka IA bisa membuka blokir setelah memerintahkan agent command center agar mengajukan permintaan buka blokir. Hal ini bisa dia lakukan karena jabatannya sebagai contact center spesialist memang punya kewenangan itu.

“Setelah diajukan kemudian disetujui oleh tersangka IA yang menyalahgunakan kewenangan jabatannya untuk kejahatan. Selanjutnya semua uang nasabah yang blokir rekeningnya sudah dibuka langsung dia pindahkan ke satu rekening yang sudah disiapkan. Jadilah dia sebagai maling uang nasabah,” papar Kombes Pol Ade Safri.

Dikatakannya juga, terlepas dari aksi kejahatan maling uang nasabah oleh tersangka IA yang kini sudah dipecat, Bank Jago tetap menjamin tak ada nasabah yang dirugikan atau kehilangan dana akibat persoalan ini.

“Bank Jago terus bekerja sama dengan kepolisian untuk menuntaskan kasus ini dan melakukan berbagai langkah mitigasi untuk mencegah tindakan serupa terjadi di masa depan. Bank Jago juga menjamin semua nasabahnya tetap aman tak ada yang dirugikan. Jadi tak perlu panik,” kata Kombes Pol Ade Safri lagi menandaskan.

Sedikit informasi tambahan tentang Bank Jago, bank ini masuk dalam kategori 3 besar bank terbaik di Indonesia tahun 2023 versi majalah bisnis terkemuka Forbes. Dan berdasarkan hasil survei dari perusahaan riset Statista, Bank Jago juga didaulat sebagai bank berbasis teknologi (tech-based bank) dengan peringkat tertinggi dalam jajaran bank terbaik ini. (Bembo)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru