Kamis, Februari 22, 2024
BerandaTNI/PolriNgeprenk Ala FWJ Indonesia, Bikin Polres Metro Tangerang Kota Panik

Ngeprenk Ala FWJ Indonesia, Bikin Polres Metro Tangerang Kota Panik

progresifjaya.id, TANGERANG KOTA – Kapolres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho akhirnya kena jebakan prenk oleh Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia di Markas Polres Metro Tangerang Kota, Tangerang, Selasa (14/11/2023).

Tak tanggung-tanggung kejahilan yang dilakukan FWJ Indonesia dengan membuat surat aksi yang ditujukan kepada Kapolres Metro Tangerang Kota dengan jumlah massa 300 hingga 500 wartawan.

“Sejak 2 hari lalu, surat permohonan aksi sudah kami buat dan diserahkan ke Polres Metro Tangerang Kota Senin kemaren,” kata Ketua Umum FWJ Indonesia, Mustofa Hadi Karya yang biasa disapa Opan saat dimintai keterangannya di halaman Mapolres Metro Tangerang Kota, Selasa (14/11/2023).

Opan mengatakan, kejahilan ala ngeprenk FWJ Indonesia ini sebagai bentuk kecintaan organisasi FWJI terhadap Kombes Pol Zain Dwi Nugroho beserta jajarannya. Bahkan dirinya melihat dan merasakan energi humanitas serta sinergitas yang tinggi dari pimpinan Polres tersebut terhadap warga serta rekan-rekan wartawan.

“Dia sosok pemimpin yang patut diberikan FWJ Indonesia sesuatu yang mengesankan, dan bukan hanya bentuk apresiasi akan tetapi sesuatu hal yang menjadi sebuah kenangan mendalam. Karena itu, kita buat kejutan,” ucap Opan.

Lebih rinci Opan juga menyebut sosok pribadi dari seorang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho merupakan panutan Polri, murah senyum dan layak dapat bintang dengan prestasi gemilang.

“Kami melihatnya seperti itu dan kita pun berharap Kombes Pol Zain ini menjadi contoh baik dari seorang anggota Polri untuk kawan-kawan Polri lainnya,” ujarnya.

Dalam aksi ngeprenk Kapolres Metro Tangerang Kota itu, sedikitnya dihadiri 70 an orang perwakilan DPP, DPD Provinsi Banten, serta dari beberapa Korwil FWJ Indonesia. Selain itu, terlihat juga hadir Advokat LBH Pisau diantaranya Daniel Minggu, Richard William, Puguh Triwibowo, serta LSM Pisau dan LCKI.

“Tadi perwakilan saja, dari DPP, DPD Banten, Korwil Tangerang Kota, Tangerang Selatan, Tangerang Kabupaten, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara. Kita sepakat Aksi Kompak FWJ Indonesia sampaikan We Love Polres Metro Tangerang Kota,” jelasnya.

Sehari sebelum digelarnya aksi, Ketua DPD Provinsi Banten, Robby Liu dan Ketua FWJ Indonesia Korwil Tangerang Kota, Cecep Yuliardi dibikin pusing oleh Ketua Umum FWJI.

Pasalnya, kedekatan yang humanis serta sinergitas FWJ Indonesia dengan Kapolres Metro Tangerang Kota dan jajaran sudah sangat dekat dan bahkan sama-sama saling mengisi dalam menjaga kondusifitas wilayah dan bersama-sama perangi berita hoax.

“Sempet emosi seeh, karena gak ada pemberitahuan awal mau ngerjain Kapolres. Saya pribadi sempat keluar dari group besar FWJ Indonesia, bahkan, yang lebih dibuat uring-uringan saya adalah Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kasat Lantas dan semua jajaran di Polres Metro Tangerang Kota. Mereka super panik dan meminta aksi massa dibatalkan, karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan,” ungkap Robby Liu agak cemas.

Sementara itu, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menyampaikan saat pertemuan di halaman Mapolres sangat terkejut dengan hadirnya FWJ Indonesia dan jajaran bersama para Advokat.

“Kaget dan terkejut, ini surprise yang awalnya saya kira aksi FWJ Indonesia soal adanya kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan seorang yang diduga preman terhadap wartawan yang juga pengurus FWJ Tangerang Kota. Ternyata oohhh saya di prenk,” beber Kombes Pol Zain dihadapan para wartawan anggota FWJI di halaman Mapolres, Selasa (14/11/2023).

Diakui Zain, dirinya sempat menegur dan memarahi beberapa jajarannya karena peserta aksi massa dibiarkan masuk ke halaman Mapolres Polres Metro Tangerang Kota.

“Sempat marah juga seh, tapi pas tau di prenk sama mas Opan Ketum FWJ Indonesia, yaaa, jadi serba salah deh, sambil senyum kecil dan berucap terima kasih atas kado prenknya ala FWJ Indonesia,” kata Kapolres. (Benz)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru