Friday, July 19, 2024
BerandaHukum & KriminalOptimalkan Kinerja, BPJS Ketenagakerjaan Teken MoU dengan Kejari Indramayu

Optimalkan Kinerja, BPJS Ketenagakerjaan Teken MoU dengan Kejari Indramayu

progresifjaya.id, INDRAMAYU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu lakukan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) ketenagakerjaan Indramayu, Kamis (28/10/2021), di salah satu cafe di Indramayu.

MoU yang merupakan perpanjangan dari tahun lalu ini dilakukan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu, Denny Achmad, bersama Mulyana, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cirebon.

Kegiatan ini dihadiri oleh para Kepala Seksi dan Jaksa Pengacara Negara Kejari Indramayu, M. Imam Taufik selaku Kepala Cabang serta karyawan BPJS Ketenagakerjaan Indramayu.

Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu, Denny Achmad mengatakan, dalam pasal 30 ayat 2 UU 16 Tahun 2004, Kejaksaan tidak hanya melakukan penuntutan dan eksekusi tapi juga ada perdata dan tata usaha negara.

“Kita punya kewenangan penegakan hukum, pendampingan hukum, termasuk memberikan konsultasi hukum kepada teman-teman BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kejaksaan bisa mewakili Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk hadir di persidangan berkaitan dengan non litigasi dan litigasi.

Selain itu, Denny berharap dengan adanya MoU ini dapat mengoptimalkan kinerja BPJS Ketenagakerjaan serta meningkatkan pesertanya.

“Ternyata masih banyak perusahaan-perusahaan di Indramayu yang pegawainya belum terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan,” tuturnya.

Sementara itu, Mulyana menganggap pentingnya dilakukan MoU ini karena dalam melaksanakan perlindungan sosial tenaga kerja, tidak mungkin berdiri sendiri.

“Harus ada kolaborasi dengan instansi, pemangku kepentingan, terutama untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada seluruh masyarakat pekerja di Indramayu, supaya mereka paham tentang jaminan sosial ketenagakerjaan,” tuturnya.

Mulyana juga berharap, agar MoU yang dilakukan dapat diaplikasikam dalam pelaksanaannya.

“Tentunya nanti kita bisa bersinergi dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat dan ada evaluasi serta monitoring berkala,” pungkasnya.

Penulis: Eka

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru