Monday, July 15, 2024
BerandaNusantaraPemkab Bandung Barat Akan Bangun Patung Soekarno di Tengah Kota Mandiri Walini...

Pemkab Bandung Barat Akan Bangun Patung Soekarno di Tengah Kota Mandiri Walini Raya

progresifjaya.id, KAB. BANDUNG BARAT – Pemerintah akan membangun Patung Soekarno di tengah perencanaan pembangunan kota mandiri dengan nilai investasi sebesar Rp10 triliun. Patung tersebut direncanakan dibangun di kawasan Perkebunan Walini, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai tahun depan.

Saat ini progres pembangunan patung Soekarno sudah memasuki tahap perizinan.

Untuk diketahui, lokasi pembangunan patung tersebut juga akan ditingkatkan menjadi kota mandiri yang diberi nama Walini Raya. Walini Raya, yang direncanakan akan berdiri di atas lahan seluas 1.270 hektare, adalah proyek kolaborasi antara konsorsium Ciputra, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII, dan seniman Nyoman Nuarta.

Menurut Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan, investasi untuk kawasan ini mencapai Rp10 triliun. Namun, biaya ini tidak hanya diperuntukkan bagi pembangunan patung Soekarno saja, tetapi juga mencakup perumahan, perkantoran, dan pusat bisnis yang terintegrasi.

Hengky menegaskan nilai Rp 10 triliun ini bukan hanya untuk patung Soekarno. Jika kita mengakumulasikan semua pembangunan yang ada, total biaya bisa mencapai sekitar Rp 20 triliun, mengingat luas lahan yang dibangun setara dengan Kota Baru Parahyangan. Patung Soekarno, yang dirancang oleh Nyoman Nuarta, akan menggambarkan Bung Karno duduk dengan peci, sedang menengok ke arah kanan.

“Saya sudah berkomunikasi dengan pihak Ciputra dan mereka telah mempresentasikan konsepnya. Semua izin dan kebutuhan yang diperlukan untuk pembangunan ini akan kami dukung,” ujar Hengky dikutip dari kontan.co.id.

Konsep Kota Walini Raya sendiri adalah sebagai pusat bisnis berkelas internasional yang juga ramah lingkungan. Selain itu, kota ini juga akan memadukan pariwisata, perkantoran, dan perumahan menjadi satu kesatuan yang terintegrasi. (Wan)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru