Thursday, April 25, 2024
BerandaBerita UtamaPemkab Majalengka Gandeng Bulog Gelar Bazar Gerakan Pangan Murah

Pemkab Majalengka Gandeng Bulog Gelar Bazar Gerakan Pangan Murah

progresifjaya.id, MAJALENGKA – Pemerintah Daerah (Pemkab) Majalengka menggandeng Perum Bulog Sub Cirebon menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di wilayah Kabupaten Majalengka. Selain untuk menekan harga komoditas pangan beras yang melonjak, pasar murah ini juga upaya menjaga stabilisasi harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan 1445 H.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka, Iman Firmansyah mengungkapkan, bazar ini sengaja dilakukan untuk memudahkan masyarakat membeli kebutuhan pangan dengan harga di bawah harga pasar.

Dalam bazar di Kecamatan Malausma, Rabu (21/2/2024) beras medium dijual Rp10.500 per kg, gula pasir Rp17.000 per kg, minyak goreng kemasan Rp16.000 per liter, dan terigu Rp10.500 per kg.

Dalam kegiatan bazar pangan murah ini, Pemkab menerapkan pembatasan pembelian satu orang hanya bisa membeli beras maksimal 5 kg dengan harga per kilo Rp. 10.500 serta minyak goreng dan gula pasir.

Untuk pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPN) pada tanggal 21 Februari 2024 di halaman Kecamatan Malausma, tanggal 23 Februari 2024 di Taman Bagja Raharja , 28 Februari 2024 halaman Kecamatan Jatiwangi , 3 Maret 2024 halaman kantor Desa Mandapa Kecamatan Dawuan, 7 Maret 2024 halaman Desa Sukahaji.dan 8 Maret 2024 halaman Kecamatan Maja.

Sementara Pj Bupati Majalengka, Dedi Supandi meminta Tim Pengendali Inflasi Daerah untuk terus memantau harga dipasaran serta mengadakan bazar pangan murah di setiap kecamatan untuk menstabilkan kebutuhan pokok khusunya beras yang ada di Kabupaten Majalengka.

“Saat ini harga beras tinggi, sehingga bazar murah ini dapat meringankan masyarakat. Kemudian juga menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, dan upaya pengendalian inflasi yang disebabkan oleh inflasi pangan khususnya beras,” katanya.

Sementara itu ditempat terpisah Kepala Gudang Bulog Kasokandel Dede Restu menambahkan saat ini stok beras di gudang mencapai 3.200 ton sedangkan kapasitas gudang bisa mencapai 14 ribu ton beras.

“Stok beras untuk gudang Bulog Kasokandel saat ini aman sampai menjelang idul fitri 1445 H, walupun setiap bulan kita mengeluarkan stok beras untuk Bantuan Pangan Murah  sebanyak 1.700,” ujar Dede. (Bram)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru