Saturday, May 25, 2024
BerandaBerita UtamaPendiri Provinsi Banten, Tryana Sam’un Prihatin dengan Kemiskinan di Banten

Pendiri Provinsi Banten, Tryana Sam’un Prihatin dengan Kemiskinan di Banten

progresifjaya.id, LEBAK – Salah satu design maker (pendirir) Provinsi Banten Tryana Sam’un menegaskan, pentingnya memerangi kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut sesuai dengan cita-cita saat Banten memisahkan diri dari Provinsi Jawa Barat.

“Saya sangat prihatin dengan tingginya tingkat kemiskinan ekstrem di Banten,” ujarnya ketika menghadiri acara penyaluran bantuan pembangunan gedung Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) di Yayasan Saija Adinda Rangkasbitung, Lebak, pada hari Sabtu.

Menurut Sam’un, tujuan pendirian Provinsi Banten termasuk dalam upaya untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan bebas dari kemiskinan. Meskipun Banten memiliki potensi kekayaan sumber daya alam yang melimpah, termasuk sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan pertambangan, namun kenyataannya banyak masyarakat Banten yang masih terjebak dalam kemiskinan ekstrem.

“Kemiskinan ekstrem di Provinsi Banten harus mencapai nol persen,” tambahnya dengan penuh keyakinan.

Sepanjang kemiskinan ekstrem masih ada, ungkap Tryana, pembangunan di Banten dinilai belum berhasil dalam mencapai kesejahteraan masyarakatnya.

“Kita berharap dalam 10 tahun ke depan, masyarakat Banten mampu menghapuskan kemiskinan ekstrem hingga mencapai nol persen,” ujar mantan Ketua Umum Badan Koordinasi Pembentukan Provinsi Banten (Bakor PBB) itu.

Menurutnya, kunci untuk mengatasi kemiskinan ekstrem terletak pada peran gubernur sebagai kepala daerah. Gubernur memiliki kebijakan langsung untuk membantu masyarakatnya keluar dari jerat kemiskinan.

Oleh karena itu, Tryana menegaskan bahwa pemimpin Banten yang akan datang harus memiliki komitmen untuk mengatasi kemiskinan, termasuk masalah kebodohan yang masih ada di Banten.

“Kami mengharapkan Gubernur Banten yang akan terpilih pada November 2024 mendatang dapat meningkatkan kesejahteraan dan menghilangkan kemiskinan ekstrem sesuai dengan harapan saat Banten berpisah dari Jawa Barat,” tambahnya. (R. Rencong)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru