Wednesday, May 29, 2024
BerandaHukum & KriminalPenggugat Memohon kepada PN Jakpus Batalkan Perkara yang Diajukan Oleh Eks Kuasa...

Penggugat Memohon kepada PN Jakpus Batalkan Perkara yang Diajukan Oleh Eks Kuasa Hukum yang Dicabut Kuasanya

progresijaya.id, JAKARTA – Veronika Syelvia Kosasih memohon kepada majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (18/4), untuk membatalkan gugatan perkara perdata Nomor : 203/Pst.G/PN.JKT.PST, yang diajukan oleh mantan kuasa hukumnya dari Dedi Dores & Partner.

Menurut Veronika, permohonan pembatalan atau pencabutan perkara tersebut, lantaran eks kuasa hukumnya yakni, Dedi Dores, SH., Reka Wati, SH., dan Bustaman mengajukan gugatan tanpa seijin dari Veronika.

“Gugatan yang didaftar oleh eks kuasa hukum Dedi Dores & Partner tanpa seijin saya,” kata Veronika selaku Direktur CV. Multi Casa.

Dari kiri: Veronika Sylvia Kosasih (penggugat) dan didampingi Andy Kosasih (abang kandung Veronika)

Seperti diketahui, permohonan pencabutan gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan tersebut, karena Veronika (penggugat) dalam perkara Nomor : 203/Pdt.G/2024/ PN. JKT. PST, pada tanggal 26 Maret 2024 telah meminta kepada Dedi Dores & Partner untuk tidak mendaftarkan gugatan a quo tersebut. Namun permintaan dari Veronika tidak diindahkan oleh eks kuasa hukum yakni Dedi Dores dan kawan-kawan.

Dalam permohonan pencabutan perkara a quo tersebut, Veronika menjelaskan, bahwa eks kuasa hukum itu, sudah tak berwenang mendaftarkan gugatan yang diajukan oleh eks kuasa hukumnya. Sebab, sebelumnya secara lisan Veronika telah mencabut kuasanya terhadap Dedi Dores & Partner.

“Dan pada tanggal 27 Maret 2024, telah memberikan surat pencabutan kuasa kepada mereka,” ujar Veronika yang didampingi abang kandungnya Andy Kosasih.

Perbuatan eks kuasa hukum Dedi Dores & Partner yang dengan sengaja mendaftarkan gugatan perkara a quo tersebut, adalah perbuatan melawan hukum karena telah merugikan Veronika (penggugat).

Surat pencabutan kuasa terhadap eks kuasa hukum Veronika (penggugat)

Atas perbuatan eks kuasa hukumnya, Veronika yang telah memberikan kuasa kepada Andy Kosasih untuk mengajukan permohonan pencabutan perkara a quo tesebut, memohon kepada majelis hakim yang menanggani perkara gugatan a quo ini untuk membatalkan perkara yang diajukan eks kuasa hukumnya dan menolak kehadiran eks kuasa hukumnya, Dedi Dores dan kawan-kawan di dalam persidangan.

“Mohon majelis hakim mencabut gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan eks kuasa hukumnya dan menolak kehadiran eka kuasa hukumnya Dedi Dores, SH., Reka Wati, SH., dan Bustaman, SH., karena bukan lagi kuasa hukum penggugat,” kata Veronika kepada awak media. (AT)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru