Sunday, July 21, 2024
BerandaNasionalPenyelenggaraan Diklat Antar Kementerian dan Lembaga: Pusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan Komitmen Perkuat...

Penyelenggaraan Diklat Antar Kementerian dan Lembaga: Pusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan Komitmen Perkuat Kompetensi TNI dan ASN

progresifjaya.id, JAKARTA – Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional Pertahanan (Pusdiklat Tekfunghan) merupakan salah satu pusdiklat di jajaran Badiklat Kemhan yang terakreditasi oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI untuk menyelenggarakan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS dan Diklat Teknis Bidang Pertahanan.

Sebagai lembaga diklat terakreditasi, selain memiliki kewenangan menyelenggarakan diklat juga berhak memfasilitasi penyelenggaraan Latsar CPNS, Diklat Teknis dan Diklat Fungsional lainnya bagi pegawai Kementerian/Lembaga lain.

Pusdiklat Tekfunghan menginisiasi kerjasama pendidikan melalui sosialisasi kepada instansi Kementerian/Lembaga agar dapat memfasilitasi penyelenggaraan diklat melalui kerjasama dengan kementerian dan lembaga lain.

Pusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya selain mengembangkan program diklat yang bersifat internal organisasi Kemhan, juga menyelenggarakan program diklat yang terstandardisasi oleh instansi pembinanya.

Penyelenggaraan diklat terstandardisasi bertujuan kompetensi lulusannya tersertifikasi dan sangat dimungkinkan diikuti oleh pegawai instansi K/L lain secara swadaya.

Jenis-jenis program diklat yang terstandardisasi oleh K/L lain selaku instansi pembina yang pernah dilaksanakan di Pusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan.

Pusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan berpengalaman dan mendapat kepercayaan memfasilitasi penyelenggaraan latsar CPNS bagi pegawai K/L lain.

Salah satu yang melatarbelakangi kepercayaan tersebut adalah adanya pengayaan dengan materi Kemhan dalam diklat, sehingga lulusan memiliki kekhasan berkarakter bela negara.

Saat ini Pusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan terus berbenah untuk melaksanakan transformasi digital dalam pelayanan kediklatan melalui pembangunan smartclass, dan pembangunan sistem untuk diklat berbasis IT seperti cyber defence, big data analysis, dan diklat lain berbasis IT atau komputer.

Dengan plaform ini dalam pembelajaran diklat diselipkan unsur multimedia, simulasi dan skenario virtual.

Pembelajaran berbasis digital diharapkan dapat menciptakan suasana pelatihan yang dinamis, serta meningkatkan pemahaman dan retensi informasi bagi peserta.

Manfaat lain yang diperoleh dari penerapan plattform digital ini adalah memungkinkannya dilakukan evaluasi secara realtime berupa umpan balik secara langsung kepada peserta dan penyesuaian cepat terhadap kurikulum pelatihan.

“Kami berharap kebijakan penyelenggaraan diklat berbasis digital akan memberikan dampak positif terhadap efektifitas program pelatihan.
Pada tahun 2024 nanti akan diselenggarakan 11 program pelatihan Teknis dan Fungsional, serta 3 Workshop dan Latsar CPNS dengan mekanisme pembiayaan PNBP,” ujar Kapusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan, dra Endang Purwaningsih MSi., kepada wartawan, Selasa (19/12).

Melalui program diklat tersebut selain untuk meningkatkan kompetensi pegawai Kemhan dan TNI, juga dapat dilaksanakan kerjasama Diklat bagi pegawai di kementerian/Lembaga maupun pemerintah daerah.

“Pusdiklat Tekfunghan akan senantiasa  menjaga komitmen kami untuk siap memfasilitasi kerja sama penyelenggaraan diklat/pelatihan di Pusdiklat Tekfunghan di tahun 2024 dan selanjutnya,” pungkasnya. (Ndy)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru