Wednesday, June 19, 2024
BerandaBerita UtamaPolisi Kerahkan 2.292 Personel Amankan Debat Pamungkas Pilpres 2024

Polisi Kerahkan 2.292 Personel Amankan Debat Pamungkas Pilpres 2024

progresifjaya.id, JAKARTA – Pihak kepolisian mengerahkan 2.292 personelnya untuk menjaga debat kelima pada Minggu, 4 Februari 2024. “Personel pengamanan debat ada sebanyak 2.292 orang,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi.

Kombes Ade Ary menuturkan, personel kepolisian yang dilibatkan dalam pengamanan debat Capres di JCC dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, dan Polres Metro Jakarta Pusat.

Mantan Kapolres Jakarta Selatan itu pun mengimbau agar seluruh pihak untuk terus menciptakan situasi Kamtibmas agar kondusif. “Menjaga barang-barang pribadi dan bersama-sama mewujudkan kamseltibcar lantas,” pungkasnya.

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menggelar Debat Capres dan Cawapres sejak akhir Desember 2023 lalu. Adapun debat kelima atau terakhir akan diadakan pada Minggu, 4 Januari 2024.

Adapun tema debat kelima yaitu kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, kesehatan, sumber daya manusia, teknologi informasi, dan inklusi.

Terkait hal ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengadakan rapat finalisasi untuk debat Pilpres kelima dan mengumumkan beberapa informasi seperti nama-nama panelis, moderator, hingga lokasi pada debat Pemilihan Presiden (Pilpres) kelima.

Debat Pilpres kelima yang diperuntukan para calon presiden (capres) ini akan dilangsungkan di tempat yang sama dengan debat sebelumnya, yaitu di Jakarta Convention Center (JCC), Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Minggu 4 Februari 2024.

“Jadi beberapa informasi yang bisa saya update, yang pertama, debat kelima akan diselenggarakan pada Minggu, 4 Februari 2024, berempat di JCC,” ujar Komisioner KPU RI, August Mellaz di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu 31 Januari 2024.

Adapun pihak KPU RI sendiri telah menentukan 11 nama untuk menjadi panelis pada debat Pilpres keempat, yaitu:

1 Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, Aminuddin Syam.

2 Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta 2023-2027, Asep Saepudin Jahar.

3 Inisiator Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah dan Anggota Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Menengah (BAN POM), Bahruddin.

4 Akademisi di UPN Veteran Jakarta, Damar Juniarto.

5 Guru Besar Antropolog, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada, Emiritus PM Laksono.

6 Sosiolog Universitas Indonesia, Imam Prasodjo.

7 Ahli Teknologi Informasi/Wakil Rektor institut Teknologi Tangerang Selatan, Onno widodo Purbo.

8 Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), Reni Kusumowardhani.

9 Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) dan Koordinator Advokasi BPIS Watch, Timboel Siregar.

10 Penasihat Hak Disabilitas pada General Election Network for Disability Access (AGENDA) dan Aktivis Disabilitas, Tolhas Damanik.

11 Dosen Pascasarjana Program Penyuluhan Pembangunan Universitas Sebelas Maret Surakarta dan Dosen Program Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Tukiman Tarunasayoga

12 Guru Besar di bidang PAUD dan Gender, Universitas Pendidikan Indonesia, Vina Adriany. (Red)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru