Kamis, Februari 22, 2024
BerandaKesehatanPondok Pesantren Modern Ar-Rahmat Didaulat Salah Satu Ponpes Percontohan Program Poskestren

Pondok Pesantren Modern Ar-Rahmat Didaulat Salah Satu Ponpes Percontohan Program Poskestren

progresifjaya.id, MAJALENGKA – Pondok pesantren modern Ar Rahmat, Desa Weragati, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, didaulat sebagai salah satu ponpes percontohan dalam program Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) tingkat provinsi Jawa Barat.

Hal tersebut terungkap dalam kegiatan Musyawarah Masyarakat Pesantren (MMP) yang berlangsung di Ponpes Modern Ar Rahmat Weragati, Kamis (16/11/2023).

Hj.Dedeh Hadiati, S.KM, MKes., dari Seksi Promosi Kesehatan Dinkes Provinsi Jawa Barat menjelaskan bahwa poskestren merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan dan juga merupakan wujud Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) di lingkungan pondok pesantren dengan prinsip dari, oleh dan untuk warga pondok pesantren yang mengutamakan pelayanan promotif dan preventif tanpa mengabaikan aspek kuratif dan rehabilitatif dengan binaan puskesmas setempat.

” Untuk mewujudkan pondok pesantren yang sehat serta terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), maka pembentukan poskestren sangat diperlukan, dan untuk tahun 2023 Ponpes Ar Rahmat merupakan satu dari ribuan pesantren terpilih di Jawa Barat,” jelas Hj. Dedeh.

Sementara Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan Dinkes Majalengka Tika Apriliyantini, S.Gz., mengatakan kegiatan Musyawarah Masyarakat Pesantren (MPP) merupakan salah satu proses pembentukan poskestren yang sebelumnya sudah dilaksanakan advokasi dan sosialisasi, pelaksanaan SMS oleh santri husada dan para MMP.

Kegiatan MMP merupakan tindak lanjut dari hasil survei mawas diri yang dilaksanakan oleh para Santri Husada didampingi oleh Puskesmas Waringin dimana  untuk mengatasi permasalahan yang didapat dari hasil SMD dilakukan musyawarah seluruh pihak yang terkait.

Ketua yayasan Ponpes Ar Rahmat yang diwakili Hj. Yeni Fitriyani, M.Pd. mengapresiasi dengan adanya kegiatan poskestren ini.

Karena menurutnya, pondok pesantren merupakan tempat belajar tentang ilmu pengetahuan umum yang dibarengi dengan penguatan ilmu agama dan  juga bagaimana santri dapat menjaga perilaku hidup bersih dan sehatnya.

Para santri di pondok pesantren memiliki keseharian yang selalu bersama-sama dan bersifat komunal. Kegiatan mereka dimulai dari tidur, makan, belajar, bermain dan beribadah secara bersama-sama.

“Dengan adanya program poskestren ini diharapkan tumbuh perilaku hidup sehat, serta adanya penanganan pertolongan pertama pada tindakan kesehatan,” jelas Hj. Yeni.

“Atas nama Yayasan Ar Rahmat mengucapkan banyak terima kasih kepada Dinas Kesehatan yang telah memberikan pengetahuan dan wawasan tentang kesehatan, serta terbentuknya poskestren,” ucapnya.

Acara ini dihadiri Dinkes Provinsi Jawa Barat, Kanwil Kemenag Jawa Barat, Dinkes Kabupaten Majalengka, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Majalengka, Kepala Puskesmas Palasah,  Kesra Setda Majalengka, Diskominfo Majalengka, Camat dan Muspika Palasah, tokoh masyarakat, pimpinan ponpes, pengurus Yayasan Ar Rahmat, santriwan dan santriwati Ar Rahmat. (Bram)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru