Saturday, July 13, 2024
BerandaHukum & KriminalProblematika Berantas Judi Online, Kapolda Metro: "Kekuatan Finansial, 1 Server Mati Tumbuh...

Problematika Berantas Judi Online, Kapolda Metro: “Kekuatan Finansial, 1 Server Mati Tumbuh 1.000”

progresifjaya.id, JAKARTA –  Masalah judi online bukan hal sepele yang mudah diberantas. Ada banyak faktor yang ikut mempengaruhi eksistensi dan kelangsungan operasional judi dunia maya tersebut. Salah satunya adalah faktor kekuatan finansial para pelaku judi online, terutama bandar-bandar besar level internasional yang nyaris tanpa limit. Kekuatan tersebut membuat mereka jadi seperti dewa yang sulit disentuh namun bisa melakukan apapun yang diinginkan.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto sendiri mengamini perihal tersebut. Dia bahkan mencontohkan soal eksistensi server judi online di luar negeri yang mati satu bisa tumbuh seribu.

“Kepolisian terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan upaya pemblokiran dan take down  website  terindikasi judi online sebagai keharusan. Namun  problemnya, banyak server-server yang di luar negeri hari ini mati satu tumbuh dua, mati dua tumbuh tiga. Begitu seterusnya,” ulas Kapolda Karyoto kepada wartawan, Jumat, (5/7).

Dia juga mengatakan,  pihaknya terus gencar melakukan patroli siber untuk mengidentifikasi  website  terindikasi judi online. Setelah itu, pihaknya juga gencar mengajukan upaya pemblokiran website judi online kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

“Beberapa waktu yang lalu sudah mengajukan beberapa akun-akun untuk ditake down itu domainnya oleh Kominfo. Mabes Polri juga sama giatnya karena mungkin dari sisi IT Mabes Polri lebih komplit alatnya,” dia berujar.

Selanjutnya Kapolda Karyoto juga mengatakan, terlepas dari upaya Polri yang gencar untuk membedol situs judi oline, dia juga mengimbau masyarakat agar tak tergiur dengan judi online. Kepolisian juga selalu berkoordinasi dengan pemuka agama untuk sama-sama memberikan arahan dan siraman rohani kepada masyarakat.

“Yang paling penting saya mengimbau masyarakat, ada Pak Ustad, Pak Kiai, juga tokoh-tokoh masyarakat, berhentilah judi online karena itu merugikan,” kata Kapolda Karyoto.

“Saya juga banyak cerita bahwa judi online itu betul-betul merusak. Setop  gambling setop untung-untungan. Mari kita fokus pada kehidupan. Kalau orang hidup butuh makan, harus cari kerja. Cari kerja yang baik jangan judi online” tambahnya. (Bembo)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru