Sunday, July 21, 2024
BerandaBerita UtamaRasa Senang Dirasakan PPSU Pasca Rapelan Gajinya Dibayarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Rasa Senang Dirasakan PPSU Pasca Rapelan Gajinya Dibayarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

progresifjaya.id, JAKARTA – Rasa syukur, senang dan haru kini tengah dirasakan para petugas berseragam oranye PPSU ( Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di wilayah DKI Jakarta.

Pasalnya, setelah sekian lama menunggu, akhirnya rapelan gaji mereka terima , dan dimanfaatkan untuk kepentingan kebutuhan hidupnya.

“Saya merasa senang telah menerima rapelan gaji, dimana sebelumnya yang belum dibayarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sejak Januari 2023. Alhamdulillah rapelan gaji yang saya terima bisa memenuhi kebutuhan yang diperlukan,” tutur, Purwanto salah seorang PPSU Kelurahan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, kepada progresifjaya.id, Selasa (21/11/2023).

Purwanto mengaku, selain menerima rapelan gaji juga ada uang THR (Tunjangan Hari Raya) Lebaran 2023, dan sudah diterimanya di awal pekan II November 2023, uangnya selain untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, juga digunakan untuk menutupi biaya sisa makam minum.

Hadi Surya PPSU Kelurahan Kebayoran Lama Utara (ist)

Sehari sebelumnya, hal senada dituturkan, Hadi Surya salah seorang PPSU (Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, iya rapelan gaji dari bulan Januari sampai dengan Oktober 2023 sudah diterimama. “Alhamdulillah uang rapelan gaji ditambah uang apresiasi kami (yang harusnya diterima) setiap mau Lebaran (THR) sudah diterima dan dibayarkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” tuturnya.

Hadi bercerita akhirnya dia bisa membayar utang  dan menutupi biaya hidup keluarga anak istri usai mendapat rapelan gaji. “Alhamdulillah sudah terima uang rapel tanggal pekan ke 2 November 2023 (ini). Bisa untuk bayar utang dan uang sekolah anak,” ucapnya dengan senyum sedikit simpul, kepada progresifjaya.id, Senin, (20/11/2023).

Hadi Surya PPSU Kebayoran lama Utara sedang bertugas di area jalan. (ist)

Hadi juga mengaku hidup dengan ketidakpastian selama berbulan-bulan ketika rapelan gajinya belum dibayarkan, dirinya bersama teman-teman seprofesinya sempat kecewa karena pembayaran rapelan gaji mundur dari tanggal yang dijanjikan.

Namun, sekarang dia dapat bernapas lega karena akhirnya rapelan gaji itu turun juga. “Ya dibilang kurang, ya saya cukup-cukupi saja. Namanya dijanjikan ya, jadi saya (berani) berutang gitu. Setiap berutang, saya selalu bilang ‘nanti kalau rapel turun saya bayar’. Alhamdulillah akhirnya sekarang sudah terbayarkan,” tutur, Hadi Surya.

Manijan Uangnya Buat Tambahan Modal Usaha Jualan Tempe Mendo’an

Marijan PPSU Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, usai tugas langsung membantu istrinya jualan Tempe Mendo’an.(ist)

Sementara itu, Manijan salah seorang PPSU (Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru mengaku rapelan gajinya, selain untuk biaya hidup dan sekolah anak juga digunakan tambahan modal usaha yang digelutinya bersama sang istri sejak Pandemi Covid 19 lalu.

“ Alhamdulillah uang rapel gaji itu saya gunakan untuk tambahan modal usaha jualan Tempe Mendo’an. Selain tambahan modal usaha juga digunakan biaya hidup dan biaya anak sekolah,” imbuhnya.

Untuk diketahui, selayaknya para petugas PJLP termasuk PPSU DKI Jakarta menerima gaji Rp 4,9 juta per bulan, sesuai UMP tahun, namun, sejak Januari hingga Oktober 2023, mereka hanya menerima upah atau gaji  Rp 4,6 juta atau setara UMP tahun 2022, dan akhirnya gaji selama 10 bulan atau sekitar Rp 3 juta diberikan Pemprov DKI Jakarta secara bertahap pada November ini.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Pemprov DKI Michael Rolandi memastikan pencairan kurang bayar upah PJLP saat ini sudah 100 persen. “Sudah 100 persen mencairkan rapel PJLP hari Senin ini, pukul 17.00 WIB,” ujar Michael dalam keterangan persnya, Senin, (20/11/2023)

Dikatakanya, pembayaran rapel upah PJLP sudah dilakukan ke 661 organisasi perangkat daerah (OPD) yang tersebar di DKI Jakarta, imbuhnya.

Penulis/Editor : Asep Sofyan Afandi

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru