Saturday, July 13, 2024
BerandaHukum & KriminalSaksi Senjaya Menyebut Tidak Pernah Ada Tukar Guling Toko Milik Lim Siu...

Saksi Senjaya Menyebut Tidak Pernah Ada Tukar Guling Toko Milik Lim Siu Mie

pogresifjaya.id, JAKARTA – Sidang perkara Perdata No Registrasi 53/Pdt.G/PN.Jkt.Brt antara Lim Jong Chong sebagai penggugat melawan Lim Siu Lin tergugat I dan Lim Siu Mie sebagai tergugat II masih berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Pada hari ini, Senin (8/7/2024), tergugat II yang didampingi kuasa hukumnya, Mahmuddin Manurung, SH, MH, CLA, CLI, CTL,  menghadirkan dua saksi yakni, Senjaya dan Anton Firdaus.

Dalam keterangannya didepan majelis hakim, saksi Senjaya mengungkapkan bahwa dia tidak pernah mengetahui adanya tukar guling Toko milik Lim Siu Mie dengan Lim Jong Chong.

Senjaya mengatakan mengenal para pihak yang bersengketa yakni Lim Siu Mie, Lim Siu Lin dan Lim Jong Chong saat dia menjadi marketing air yang sering  bertemu tergugat II.

Saksi juga mengaku pernah menjadi saksi dalam Kesepakatan Bersama antara Lim Jong Chong, Lim Siu Mie dan Lim Siu Lin.

Kesepakatan yang dimaksud Senjaya adalah kesepakatan dibawah tangan yang dibuat pada tahun 2009.

Menurut saksi ketiga bersaudara itu membuat kesepakatan kerjasama mengelola toko.

Sedangkan Perjanjian Bersama pada tahun 2018,saksi mengetahuinya ketika Lim Siu Mie menggugat Lim Jong Chong, terkait pembagian hasil dari Toko New Sinar Jaya Lighting yang terletak di Jalan Pinangsia No 36 tidak diberikan oleh Lim Jong Chong. Namun saat itu kata saksi, Lim Jong Chong meminta agar Lim Siu Mie mencabut gugatan tersebut untuk dilakukan perdamaian. Perdamaian keluarga itu menurut saksi terjadi pada November 2018.

Pada isi perdamaian itu, Lim Jong Chong bersedia membayar bagian dari keuntungan toko kepada Lim Siu Mie, yaitu selama 11 bulan.

Saksi Senjaya juga menegaskan bahwa dalam Perjanjian pengelolaan Toko Sinar lighting yang kemudian berubah nama menjadi New Sinar Jaya Lighting itu, Lim Jong Chong mendapat 40 persen ditambah gaji Rp 20 juta perbulan, Lim Siu Lin mendapat 30  persen, dan Lim Siu Mie mendapatkan 30 persen.

Menurut saksi awalnya perjanjian itu berjalan dengan lancar. Saksi mengetahui hal itu karena mengaku sering membantu mengecek pembukuan dari Lily. Namun saksi mengakui tidak memilik surat kuasa secara tertulis. Akan tetapi saksi tidak mengatahui sejak kapan Toko New Sinar Jaya Lighting itu tutup.

Saksi Senjaya juga memaparkan, bahwa dirinya mengetahui Toko yang terletak di Jalan Pinangsia No 58 adalah milik Lim Siu Mie . Sedangkan toko yang terletak di Jalan Pinangsia No 36 juga milik Lim Siu Mie, tetapi dikelola oleh Lim Jong Chong.

Saksi membantah saat disebut dirinya pernah datang ke toko Lim Jong Chong sambil marah marah.

“Saya waktu itu datang ke toko Lim Jong Chong karena  karena dia menjual motor  tanpa sepengetahuan Lim Siu Mie, tapi saya tidak marah marah, ”  kata Senjaya.

Sementara saksi Anton Firdaus merupakan mantan karyawan Toko  Sukses Lighting milik Lim Siu Mie. Anton mengaku bekerja di toko itu sejak  2009 hingga 2018 sebagai marketing.

Menurut saksi Anton, Toko Sukses Lighting yang terletak di Jalan Pinangsia No 58 adalah milik Lim Siu Mie.

Saksi juga mengungkapkan bahwa Toko di Jalan Pinangsia No 36 juga milik Lim Siu Mie. Saat ditanya hakim  darimana dia mengetahui hal itu  karena menurut saksi yang menghendel semua adalah Lim Siu Mie.

Sedangkan menurut saksi, Lim Jong Chong hanya sebagai pengelola. Hampir sama dengan Senjaya, Anton Firdaus juga mengatakan tidak ada pergantian terhadap toko  tersebut.

Sedangkan masalah adanya perjanjian bersama ketiga bersaudara itu  Anton terlihat bingung dan gugup, namun dia mengaku hanya mengetahui terkait masalah pembagian dan gaji untuk Toko yang No 36.

Sidang akan dilanjutkan pada, Kamis mendatang, dimana kuasa hukum tergugat II akan menghadirkan jaksa Bharoto sebagai saksi.

Untuk diketahui, selama dalam sidang perkara ini, tergugat I yakni Lim Siu Lin maupun kuasa hukumnya tidak pernah hadir. Sedangkan pihak Notaris  yang juga digugat oleh Lim Jong Chong, diwakilkan oleh kuasa hukumnya.

Dalam gugatan ini, Lim Jong Chong ingin membatalkan Perjanjian Bersama yang terdaftar di Notaris Ninik Sukadarwati, Notaris di Jakarta No 101 tertanggal 27 November 2018. (Zul)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru