Monday, July 15, 2024
BerandaMegapolitanSekko Jakbar Pimpin Forum Perangkat Daerah Bahas Rencana Kerja 2025

Sekko Jakbar Pimpin Forum Perangkat Daerah Bahas Rencana Kerja 2025

progresifjaya.id, JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat menindaklanjuti Insekda DKI Jakarta Nomor e-0005 tahun 2024 tentang Pelaksanaan Forum Perangkat Daerah/Lintas perangkat daerah dalam rangka pembahasan rancangan rencana kerja perangkat daerah tahun 2025.

Forum dipimpin Sekretaris Kota Jakarta Barat, Indra Patrianto yang diikuti para kepala Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Jakbar di Ruang Pola Kantor Wali Kota, Adm Jakarta Barat, Jalan Raya Kembangan, Jakarta Barat,  Jumat (8/3/2024).

Sekretaris Kota Jakarta Barat, Indra Patrianto pada arahannya mengatakan, bahwa DKI Jakarta memasuki fase baru karena Jakarta bukan lagi Ibu Kota Negara, Jakarta akan menuju kota global berskala nasional.

Sebagai Kota Global, dikatakan Indra tentu ada peningkatan kualitas lingkungan dan infrastruktur kota, peningkatan kesejahteraan masyarakat, akselerasi pertumbuhan ekonomi dan tata kelola pemerintahan yang adaptif.

“Saat ini yang kita butuhkan sarana dan prasarana karena ada gedung pemerintahan kelurahan yang sudah 25 tahun lalu, perlu ada penghapusan dan penataan kembali,” katanya,

Dijelaskan Indra, pada penyusunan rancangan rencana kerja tahun 2025 sesuai dengan rencana pembangunan daerah (RPD) Provinsi DKI Jakarta tahun 2023-2026. Hal tersebut sesuai dengan Renstra PD Kota Jakarta Barat dan mengusung 4 fokus prioritas pembangunan DKI Jakarta tahun 2025.

“Pada tahun 2025 ini kita mencoba langkah maju, saat ini yang mendesak adalah gudang kantor Wali Kota Jakarta Barat. Kita banyak lahan yang bisa dimanfaatkan karena banyak barang tidak dipakai tidak bisa dihapuskan karena menunggu proses. Saya minta Kabag Umum memprogramkan untuk pembangunan gudang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Sub Kelompok 3 Bidang Pemerintahan Bapeda DKI Jakarta, Moh Salman Akbar mengungkapkan, forum ini adalah mandaroti forum antara perangkat daerah dengan Suku Dinas terkait.

“Terkait kondisi makro ekonomi karena ada kemampuan fiskal DKI Jakarta, faktor kondisi ekonomi global belum stabil akan memengaruhi ekonomi nasional, dan pertumbuhan Jakarta masih relatif stagnan,” tuturnya.

Ditambahkan Salman, terkait porsi ekonomi akan memengaruhi postur APBD DKI Jakarta, karena  memang mulai meningkat namun APBD DKI Jakarta mengalami penurunan dari 82 triliun hingga 79 triliun.

“Mudah-mudahan pada tahun 2024 ini mulai meningkat lagi,” pungkasnya.

Editor: Benz

Sumber: Kominfotik Jkbar

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru