Friday, July 19, 2024
BerandaHukum & KriminalSubdit Resmob Polda Metro Pastikan Kasus Penusukan Pedagang Perabotan di Duren Sawit...

Subdit Resmob Polda Metro Pastikan Kasus Penusukan Pedagang Perabotan di Duren Sawit adalah Pelaku Tunggal

progresifjaya.id, JAKARTA – Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya memastikan kasus penusukan terhadap pedagang perabotan hingga tewas di Duren Sawit, Jakarta Timur pada Sabtu (22/6) dini hari, dilakukan oleh pelaku tunggal. Korban bernama Syafri ditusuk hingga tewas oleh anak kandungnya sendiri berinisial KS (17).

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Titus Yudho Ully dalam pernyataan resminya mengatakan, kepastian pelaku tunggal penusukan korban hingga tewas itu didapat dari fakta pemeriksaan awal yang dilakukan.

Dia juga menegaskan bilamana ada pihak lain yang menyebutkan pelaku terdiri dari dua orang, maka konfirmasi  bisa dilakukan kepada pihak tersebut.

“Sejak awal penangkapan dan pemeriksaan, pelaku hanya satu orang,” ujar AKBP Titus, Senin, (24/6).

 Dikatakannya juga,  tersangka KS yang juga anak kandung dari korban Syafri  ditangkap pada Sabtu, (22/6) sore lalu di Pasar Kanal Banjir Timur (KBT), RT 001 RW 03.

“Pelaku ditangkap di Jalan Masjid Baitul Latif RT 001 RW 003, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur,” jelas AKBP Titus lagi.

Diinfokan sebelumnya,  tim gabungan Resmob Polda Metro Jaya dan Tim Opsnal Polres Metro Jakarta Timur dan Tim Opsnal Polsek Duren Sawit menangkap dua orang pelaku pembunuhan  yang menikam pemilik toko peralatan rumah tangga bernama Syafri hingga tewas di Pasar Kanal Banjir Timur (KBT), RT 001 RW 03, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

 “Pelaku sudah ditangkap di kediamannya di kawasan Duren Sawit yang tak jauh dari lokasi kejadian pada Sabtu, (22/6) sore,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, Minggu, (23/6).

Kedua pelaku yang ditangkap itu adalah KS (17 tahun) dan P (16 tahun). Keduanya adalah anak kandung korban Syafri. Korban diinfokan tewas ditusuk oleh kedua anaknya dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau.

Kapolsek Duren Sawit, AKP Sutikno dalam pernyataanya secara terpisah menjelaskan,
sesuai hasil interogasi sementara kejadian pembunuhan ini berawal dari rasa sakit hati pelaku terhadap korban.

Pada awalnya, jelas Kapolsek Sutikno, kedua pelaku yakni KS dan P mencuri uang milik orang tuanya korban Syafri. Karena dimarahin oleh korban, kedua pelaku jadi sakit hati dan akhirnya melakukan penusukan.

“Pelaku KS mengakui telah menusuk korban Syafri (bapak kandung) menggunakan pisau sehingga mengakibatkan korban Syafri meninggal dunia,” ujar Kapolsek Sutikno kemarin. (Bembo)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru