Monday, July 15, 2024
BerandaBerita UtamaTragedi Tiga Siswa Meninggal: Kemenag Akan Segera Rehab MTsN 19 Pondok...

Tragedi Tiga Siswa Meninggal: Kemenag Akan Segera Rehab MTsN 19 Pondok Labu “Tunggu Hibah Tanah”

progresifjaya.id, JAKARTA, – Tragedi tembok roboh bangunan MTsN 19 (Masdrasah Tsanawiyah Negeri), Pondok Labu, Cilandak Jakarta Selatan akibat terjangan banjir yang menewaskan tiga orang siswa, pasca hujan deras mengguyur Ibukota Jakarta selama dua hari, Rabu – Kamis (5-6/10/2022) mendapat tanggapan dari Menag (Menteri Agama), Yaqut Choli Qoumas.

“ Kemenag (Kementerian Agama) akan segera merehab total bangunan MTsN 19. Itu tidak ada pilihan,” tuturnya, saat mengunjungi lokasi MTsN, Jumat, (7/10/2022)

Menag menuturkan, proses renovasi akan segera mulai secepatnya sambil berkomunikasi dengan pihak Pemprov DKI Jakarta, dan untuk sementara biarkan para siswa melakukan proses belajar mengajar secara daring. “Jadi kita akan memperbaiki yang lebih safety ya buat anak – anak, dan mudah-mudah dalam waktu sesaat mampu kita kerjakan,”tuturnya.

Lebih lanjut dituturkannya, terdapat lahan kosong dekat berseberangan dengan lokasi MTsN milik Pemprov DKI, berharap tanah itu dapat dihibahkan untuk keperluan pembangunan sekolah.

Sebelumnya, sebuah tembok bangunan milik MTsN 19 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan roboh akibat tidak kuatnya menahan deras dan tinggi debit air karena hujan lebat selama dua hari bertuturt, mengakibatkan tiga orang dinyatakan meninggal dunia, tiga lainnya mengalami luka berat ringa.

Informasi yang dihimpun progresifjaya.id dari sejumlah sumber, penyebab banjir di wilayah Pondok Labu, Cilandak Jakarta Selatan, diduga lebih diakibatkan masih kurang serta buruknya system drainase yang menyebabkan air meluap tidak lancar masuk gorong-gortong.

“Posisi sekolah berada di dataran rendah. Di sekitarnya terdapat saluran PHB Pinang Kalijati dan di belakang sekolah terdapat aliran sungai,” jelas Kepala Satuan Pelaksana Data Pusdatin BPBD Provinsi DKI Jakarta Michael dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/10).

Penulis/Editor: Asep Sofyan Afandi

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru