Tuesday, April 23, 2024
BerandaBerita UtamaWalikota Kota Administrasi Jakarta Selatan, Munjirin Kunjungi Makam Bung Hatta

Walikota Kota Administrasi Jakarta Selatan, Munjirin Kunjungi Makam Bung Hatta

progresifjaya.id, JAKARTA – Disela-sela kesibukan menjalankan tugas dan aktiftas kesehariannya sebagai Walikota Kota Administrasi Jakarta Selatan, Munjirin kunjungi makam salah seorang Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia yang juga Wakil Presiden RI pertama H.Mohammad Hatta, yang berlokasi di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (5/5/2023).

Dalam kesempatan itu, Walikota Kota Administrasi Jakarta Selatan, Munjrin didampingi Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat, Sayid Ali Zainal Abidin, Camat Kebayoran Lama Iwan Santoso dan Wakil Camat Kebayoran Lama, R Sidik Rawanta lakukan Ziarah dan tabur bunga di makam Bung Hatta.

Walikota Kota Administrasi Jakarta Selatan didampingi Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat, Sayid Ali Zainal Abidin, Camat Kebayoran Lama Iwan Santoso dan Kabag Kesra Habib serahkan bantuan dari BAZNAS/BAZIS Jaksel kepada salah seorang penjaga Makam Bung Hatta, di TPU Tanah Kusir, Jumat (5/5/2023) (Foto: ist)

Selain ziarah dan tabur bunga, Walikota juga berikan batuan dari BAZNAS/BAZIS Jakarta Selatan untuk penjaga makam Bung Hatta.

Tokoh Proklamator Kemerdekaan H.Mohammad Hatta(Wakil Presiden Pertama RI)

Istimewa

Untuk diketahui, Tokoh Proklamator Kemerdekaan yang jugaWakil Presiden pertama RI, Dr. Drs. H.Mohammad Hatta, lahir di Kampung Aur Tajungkang, Bukitinggi, Sumatera Barat, 12 Agustus 1902, meninggal sekitar pukul 18.56 WIB, Jumat, 14 Maret di RS. Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Dan pada, 23 Oktober 1986, Pemerintah Indonesia menetapkan H.Mohammad Hatta (Bung Hatta) sebagai salah seorang Pahlawan Nasional Indonesia melalui Keppres nomor 081/TK/1986

Dr. Drs. H.Mohammad Hatta adalah negarawan dan ekonom Indonesia yang menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia pertama, bersama Ir.Soekarno sebagai Presiden RI Pertama memiliki peran sentral dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda sekaligus memproklamirkannya pada 17 Agustus 1945.

Kedua nama tokoh Proklamator Kemerdekaan RI namanya bersanding dan disematkan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (Bandara Soetta). Selain itu, di Belanda nama Wakil Presiden RI pertama Mohammad Hatta diabadikan sebagai nama jalan di sekitar  kawasan perumahan Zuiderpolder, Haarlem.

Bung Hatta dikenal komitmennya pada demokrasi, dan dirinyapun berani  mengeluarkan Maklumat X yang menjadi tonggak awal demokrasi Indonesia. Di bidang ekonomi, pemikiran dan sumbangsihnya terhadap perkembangan Koperasi tak pelak julukan sebagai Bapak Koperasi disandang olehnya.

Disisi lain, selama menjadi Wakil Presiden, Bung Hatta sangat gigih bahkan dengan nada tinggi penuh semangat menyelamatkan Republik dengan mempertahankan naskah Linggarjati di Sidang Pleno KNIP(Komite Nasional Indonesia Pusat)  yang dgelar di Malang, 25 Februari – 6 Maret 1947 dan hasilnya Persetujuan Linggajati diterima KNIP, dan membuat anggota KNIP menjadi agak lunak pada 6 Maret 1947.

Di saat terjadinya Agresi Militer Belanda I, pada 21 Juli 1947, Bung Hatta pun dapat meloloskan diri dari kepungan Belanda yang saat itu berada di Pematangsiantar, dan selamat bersama Gubernur Sumatera Mr. T. Hassan di Bukittinggi.

Foto Bung Hatta bersama Keluarga (istimewa)

Pada 1 Desember 1956, H.Mohammad Hatta mundur dari jabatannya sebagai Wakil Presiden RI, bersama keluarganya langsung pindah rumah dari Jalan Medan Merdeka Selatan 13, ke Jalan Diponegoro 57, beliau tak pernah menyesal atas keputusan yang telah dibuatnya, setelah tidak lagi menjabat Wakil Persiden, kegiatan sehari-hari dilakukan Bung Hatta untuk menambah penghasilannya yakni menulis buku dan mengajar. (Dihimpun dari berbagai sumber/Red)

Penulis/Editor: Asep Sofyan Afandi

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru