Saturday, May 25, 2024
BerandaNusantaraWarga Rangkasbitung Keluhkan Isi Gas Elpiji 3 kg

Warga Rangkasbitung Keluhkan Isi Gas Elpiji 3 kg

progresifjaya.id, LEBAK – Warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mengeluhkan pengisian gas elpiji 3 kg. Hal ini lantaran biasa digunakan untuk memasak dengan waktu antara 5 hari sampai 6 hari sedangkan saat ini baru gunakan 3 hari saja sudah kosong.

Aam (40) Ibu rumahtangga warga Desa Sukamanah, Rangkasbitung, menuturkan, saya biasanya menggunakan elpiji 3 kg untuk masak bisa terpakai sampai 6 hari sedangkan ini 3 hari saja sudah kosong isinya padahal digunakan masak hanya biasanya saja.

Aam juga ingin mempertanyakan kepada agen yang biasa dia beli. “Sekiranya dari pangkalan mana dikirimnya,” ujarnya seraya minta dijelaskan, Rabu (15/5).

Kepala Bidang (Kabid) Metrologi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Agus Reza mengatakan, setelah adanya elpiji 3 kg diduga adanya pengurangan maka dalam waktu dekat akan melakukan pengawasan ukuran dan volume ke SPBE  maupun ke pangkalan dan agen yang ada di Kabupaten Lebak.

“Biasanya dalam waktu 3 bulan sekali sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) turun ke lapangan untuk pengawasan alat ukur dan volume kalau memang itu ditemukan ada kejanggalan maka kita lakukan teguran dan uji ulang serta dianalisa kembali,” tutur Agus Reza.

Langkah tersebut merupakan upaya yang dilakukan pemerintah untuk melindungi hak-hak konsumen.

Salah satu wujud upaya melindungi konsumen adalah pelayanan metrologi yang prima kepada masyarakat.

“Bidang Metrologi legal melakukan pengawasan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar, SPBU dan Stasiun Pengisian Bahan Elpiji (SPBE). Gas elpiji 3 kilogram (kg) harus prima dalam pengawasannya ke setiap perusahaan gas elpiji sehingga tidak ada saling dirugikan,” tegasnya. (R. Rencong)

Artikel Terkait

Berita Populer

komentar terbaru